Dijelaskan Mao Ning, China dan Arab Saudi merupakan mitra strategis yang komprehensif.
Baca Juga: Guncangan Gempa Getarkan Kaimana Papua Hari Ini Rabu 7 Desember 2022 Kekuatan 2,6 Magnitudo
Dalam beberapa tahun terakhir, China dan Arab Saudi telah mengonsolidasikan kepercayaan politik.
Menyinergikan strategi pembangunan, melakukan kerja sama yang saling menguntungkan, dan membangun hubungan budaya dan masyarakat.
Dalam pertemuan nanti, Xi Jinping akan melakukan pembicaraan dengan Raja Salman dan putra mahkota serta Perdana Menteri Mohammed bin Salman.
Hal yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut tentang hubungan bilateral dan isu-isu yang menyangkut kepentingan bersama serta peningkatan kemitraan strategis komprehensif China-Arab Saudi.
Baca Juga: Kapolri Pastikan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung Bernama Abu Muslim
Mao juga mengatakan bahwa Beijing menganggap negara anggota Dewan Kerja Sama untuk Negara Arab di Teluk (GCC) sebagai mitra penting bagi China dalam hubungan kerja sama dengan Timur Tengah.
"China telah menjalin kontak dengan GCC sejak awal pendiriannya. Hubungan kami telah mengalami peningkatan secara menyeluruh, cepat, dan mendalam," katanya.
Selama 41 tahun terakhir ini terjalin kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, energi, jasa keuangan, investasi, teknologi canggih, kedirgantaraan, bahasa, dan budaya.***
Artikel Terkait
Nama dan Alamat Tempat Tinggal Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Beredar di Media Sosial
20 Ton Sampah Berhasil Dibersihkan di DAM Citarik Solokanjeruk, Subsektor 17 Gabungkan Kolaborasi
Kapolri Pastikan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astanaanyar Bandung Bernama Abu Muslim
Guncangan Gempa Getarkan Kaimana Papua Hari Ini Rabu 7 Desember 2022 Kekuatan 2,6 Magnitudo
Sehat Ala Nabi, Pola Hidup Nabi Muhammad SAW Contoh Sempurna Untuk Hidup Sehat yang Harus Diikuti
Gempa Bumi Cianjur, Sebanyak 53.408 Rumah Rusak, Kamis Besok Bantuan Mulai Dibagikan
Menkopolhukam Jenguk Korban Teror Astana Anyar Bandung, Ini Penjelasan Mahfud MD, Tegas