VIEWJABAR - Gempa dengan Magnetudo 7,8 yang mengguncang Turki dan Suriah, kemungkinan akan menjadi salah satu bencana yang paling mematikan dalam dekade ini.
Hal tersebut diungkapkan seismolog yang mengacu pada getaran dan retakan yang lebig dari 100 km antara lempeng Anatolia dan Arab.
Dilansir Aljazeera, pada selasa (7/2/2023), Otoritas Bencana dan Darurat Turki atau APAD menyebut jumlah korban tewas telah mencapai 3.381, sementara di Suriah jumlah korban tewas setidaknya 1.400.
Baca Juga: Gempa Turki dan Suriah, Kemenag Imbau Umat Muslim Gelar Sholat Gaib
Korban Gempa yang terjadi di Turki dan Suriah terus bertamabah, dimana dalam 24 jam setelah terjadinya gempa sudah ada 4.800 orang korban tewas.
Sedangkan lebih dari 20.426 orang terluka di Negara Turki yang di akibatkan oleh reruntuhan bangunan, hingga kini masih belum di pastikan karena masih banyak pencarian di dalam reruntuhan.
Lalu korban terluka yang ada di Suriah sekitar 3.500 orang dan akan terus bertambah dengan seiringnya waktu pencarian.
Baca Juga: Gempa Bumi Turki, Presiden Erdogan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional
Negara Turki sendiri berada dalam salah satu zona gempa paling aktip di Dunia, Bahkan pada tahun 1999 silam, Kota Duzce di Turki di guncang gempa dahsyat yang menewaskan lebih dari 17 ribu orang.
Jumlah korban baru itu membuat total kematian di kedua Negara setidaknya telah mencapai 4.800 orang, hampir 23.926 orang terluka dan 5.700 bangunan rata dengan tanah akibat gempa.
Bahkan pada gempa kali ini yang terjadi di Turki, dimana Badan Kesehatan Dunia atau WHO memperkirakan korban akan terus bertambah hingga di atas 20.000 jiwa.
Baca Juga: Gempa Turki Terasa ke Lebanon dan Suriah, Bangunan Pencakar Langit Ambruk, 20.426 orang Luka Berat
Ini merupakan gempa terkuat yang melanda kota tersebut dalam 500 tahun terakhir, getaran dari gempa Turki ini bahkan sampai ke Lebanon yang jaraknya 571 km ke arah selatan.
Pemerintah Turki juga telah menetapkan massa berkabung nasional selama tujuh hari pasca terjadinya gempa, hal tersebut di sampaikan langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan di akun Twitter resminya.
Artikel Terkait
Tak Biasa Pisah Sambut Kepala SMAN 7 Saat Indonesia Raya Dikumandangkan, Ini Faktanya
Gempa Turki Terasa ke Lebanon dan Suriah, Bangunan Pencakar Langit Ambruk, 20.426 orang Luka Berat
Gempa Bumi Turki, Presiden Erdogan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional
Eintrcht Frankfurt Persulit Transfermarkt Pemain, Liverpool dan MU kandas Pinang Randal Kolo Muani
Info Gempa Terkini, BMKG Sebut Pulau Lombok, Guncang Lombok Utara Magnitudo 3,5 Hari Ini
Gempa Turki dan Suriah, Kemenag Imbau Umat Muslim Gelar Sholat Gaib
Gempa Turki dan Suriah, Korban Meninggal Dunia Terus Bertambah, Terbaru 8.000 Orang Lebih