Bukan Gunung yang Menghijau, Satu Tanda Kiamat ini Sudah Terjadi di Tanah Arab kata Syekh Imran Hosein

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Minggu, 22 Januari 2023 | 14:16 WIB
Tanda kiamat satu ini sudan terjadi di tanah Arab, bukan gunung yang menghijau. Foto / Pixabay / dniyer /.
Tanda kiamat satu ini sudan terjadi di tanah Arab, bukan gunung yang menghijau. Foto / Pixabay / dniyer /.

Kemudian orang orang akan pindah ke tempat bangunan tinggi tersebut dan orang menilai kemajuan dengan bangunan gedung yang tinggi.

Baca Juga: Elfansyeh Sabet 4 Medali Emas Cabor Renang, Siswa SMANDELTAS Cita Cita Jadi Tentara

Tanda kiamat paling mudah dipahami sekarang ini adalah orang berlomba lomba membuat gedung tinggi.

Jadi tanda kiamat satu ini sudah terjadi di tanah Arab, dimana banyak ditemukan gedung yang tinggi, bukan gunung yang menghijau.

Hal itu Syekh Imran Hosein jelaskan dalam YouTube Hidayah Channel yang tayang pada 3 September 2022.

Baca Juga: Kemenag Umumkan 108 Lembaga Zakat di Indonesia yang Tidak Berizin, Ini Daftar Lengkapnya

Sekarang ini masyarakat di dunia termasuk di tanah Arab sudah berlomba lomba membangun gedung yang tinggi.

Dan gedung tersebut menjadi simbol dari kemajuan dan kebanggaan. Ini salah satu tanda kiamat sudah semakin dekat.

Rekor Bangunan paling tinggi di dunia saat ini masih dipegang oleh Burj Khalifa Dubai dengan tinggi 828 meter. 

Baca Juga: Bupati Garut Lantik Kepala Desa Mekarwangi PAW

Dan proses pembangunan gedung tertinggi di dunia tersebut memakan waktu selama 6 tahun dari 2004 sampai 2010.

Sekarang ini pangeran Arab Saudi Muhammad bin Salman berencana untuk membangun gedung paling tinggi di Dunia dengan panjang 120 Kilometer atau 75 mil. 

Proyek raksasa Arab Saudi tersebut disebut dengan Mirror Line terdiri dari dua bangunan kaca reflektif dengan tinggi mencapai 488 meter dengan biaya 1 triliun dolar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: YouTube Hidayah Channel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X