Mendag Zulkifli Hasan Pimpin Misi Dagang Indonesia Ke Arab Saudi, Ini Agendanya

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Sabtu, 21 Januari 2023 | 22:16 WIB
Mendag, Zulkifli Hasan memimpin langsung delegasi misi dagang Indonesia ke Arab Saudi untuk membuka pasar baru produk Indonesia di Arab Saudi. Foto/ instagram /zul.hasan /.
Mendag, Zulkifli Hasan memimpin langsung delegasi misi dagang Indonesia ke Arab Saudi untuk membuka pasar baru produk Indonesia di Arab Saudi. Foto/ instagram /zul.hasan /.

VIEWJABAR - Untuk membuka pasar baru di Arab Saudi, pemerintah Indonesia melakukan misi dagang Indonesia ke Arab Saudi.

Misi dagang ke Arab Saudi dipimpin langsung oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan yang bertolak langsung ke Arab Saudi.

Mendag Zulkifli Hasan berangkat ke Arab Saudi bersama delegasi misi dagang Indonesia untuk meningkatkan perdagangan Indonesia dan juga Arab Saudi.

Baca Juga: Banjir di Garut Selatan Terjang Tiga Kecamatan, Dia Jembatan Rusak

Misi dagang ke Arab Saudi yang dipimpin oleh Mendag Zulkifli Hasan tersebut akan berlangsung pada 21 Januari sampai 23 Januari 2023.

Salah satu agenda dalam misi dagang ke Arab Saudi tersebut adalah membuka ritel modern untuk memasarkan produk produk hasil dari pelaku usaha kecil menengah Indonesia.

"Pada misi dagang ini, kami meninjau peluang untuk membuka ritel modern Indonesia di Madinah, Mekkah, dan Jeddah oleh para pelaku usaha Indonesia," kata Mendag Zulkifli Hasan dilansir dari ANTARA, Sabtu 21 Januari 2023.

Baca Juga: Elfansyeh Sabet 4 Medali Emas Cabor Renang, Siswa SMANDELTAS Cita Cita Jadi Tentara

Kata Zulkifli Hasan dengan adanya gerai modern di Arab Saudi, maka upaya pelaku UKM untuk memasarkan produknya akan semakin mudah.

"Ini tentunya juga akan mendorong kinerja ekspor nasional," Kata Mendag Zulkifli Hasan

Zulkifli Hasan mengatakan jumlah kunjungan warga negara Indonesia ke Arab Saudi terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahunnya.

Pada saat ini kata Zulkifli Hasan, jumlah kunjungan warga Indonesia ke Arab Saudi tercatat sebanyak dua juta orang.

Baca Juga: Kemenag Umumkan 108 Lembaga Zakat di Indonesia yang Tidak Berizin, Ini Daftar Lengkapnya

Dan jumlah tersebut akan terus meningkat pada tahun tahun ke depan, dan diperkirakan akan meningkat menjadi lima juta orang beberapa tahun ke depan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X