"Ini merupakan pasar yang sangat besar yang harus dapat dimanfaatkan dengan optimal. Oleh karena itu, kami terus berupaya agar hubungan dagang dapat terus ditingkatkan," kata Zulkifli Hasan.
Misi dagang ke Arab Saudi adalah salah satu bagian dari program pengembangan pasar baru, khususnya pasar ekspor nontradisional.
Baca Juga: Bupati Garut Lantik Kepala Desa Mekarwangi PAW
Dan ini merupakan tindak lanjut misi datang ke pasar nontradisional yang sebelumnya dilakukan di Uni Emirat Arab dan India.
Setelah Arab Saudi kata Zulkifli Hasan, misi dagang juga akan dilakukan ke ke Eropa Timur, Asia Selatan, Asia Tengah, dan Amerika Latin.
" Kalau kita ingin menjadi negara maju 2045 memang harus menguasai belahan dunia. Kalau kita tidak masuk sekarang tentu kita akan terlambat," kata Zulkifli Hasan.
Baca Juga: Nanam Pohon Cara Terbaik Hilangkan CO2 Dari Atmosfer, Tiap Tahun 2 Miliar Ton Karbondioksida Hilang
Dalam misi dagang Indonesia ke Arab Saudi ini Mendag Zulkifli Hasan juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan Kerajaan Arab Saudi Majid Bin Abdullah Al Qasabi.
Juga akan melakukan pertemuan dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arab Saudi, pertemuan dengan Otoritas Pangan dan Obat-obatan (SFDA) Arab Saudi, serta pertemuan dengan Dewan Kerja Sama bagi negara Arab di Teluk (GCC).
Zulkifli Hasan juga akan membuka kegiatan forum bisnis Indonesia-Arab Saudi dan penjajakan kesepakatan dagang (business matching).
Baca Juga: Biaya Haji 2023 Naik, Komnas Haji dan Umrah Sebut Untuk Kemaslahatan Umat
Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pelaku usaha Indonesia dan juga Arab Saudi. Zulkifli Hasan juga akan menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama antara pelaku usaha Indonesia dan Arab Saudi di Riyadh.
Pada misi dagang ke Arab Saudi ini sebanyak 24 pelaku usaha ikut bagian. Mereka terdiri dari sektor produk makanan dan minuman, perawatan tubuh dan kulit, arang, resin, dan aneka produk lainnya.
Selain pelaku usaha, misi dagang juga diikuti asosiasi pelaku usaha di antaranya Kadin Indonesia, Aspirasi Pengusaha Kreatif Indonesia (APKI), dan Kamar Entrepreneur Indonesia (Keind).
Artikel Terkait
Tim Putri SATAS Tasikmalaya Cabor Bola Basket Gondol Juara 1 Piala Walikota Cup 2023
Makna Silaturahmi Berikan Manfaat, Dadan Ahmad Sofyan: Membawa Misi, SMAN 4 Kota Tasikmalaya Kian berkembang
Nanam Pohon Cara Terbaik Hilangkan CO2 Dari Atmosfer, Tiap Tahun 2 Miliar Ton Karbondioksida Hilang
Biaya Haji 2023 Naik, Komnas Haji dan Umrah Sebut Untuk Kemaslahatan Umat
Bupati Garut Lantik Kepala Desa Mekarwangi PAW
Kemenag Umumkan 108 Lembaga Zakat di Indonesia yang Tidak Berizin, Ini Daftar Lengkapnya
Elfansyeh Sabet 4 Medali Emas Cabor Renang, Siswa SMANDELTAS Cita Cita Jadi Tentara
Banjir di Garut Selatan Terjang Tiga Kecamatan, Dia Jembatan Rusak