VIEWJABAR - Gunung di tanah Arab sudah menghijau akibat wilayah Arab terus terusan diguyur hujan akhir akhir ini.
Menghijau nya gunung di tanah Arab banyak dikaitkan dengan tanda tanda akan datangnya kiamat.
Banyak yang beranggapan jika gunung di tanah Arab yang menghijau menjadi satu tanda bahwa kiamat akan segera datang.
Baca Juga: BMKG Sebut 109 Kali Gempa Susulan Guncang Melonguane Kepulauan Talaud Sulawesi Utara
Namun ternyata menurut Syekh Imran Hosein bukan gunung yang menghijau, namun satu tanda kiamat ini sudah terjadi di tanah Arab.
Kata Syekh Imran Hosein tanda kiamat ini sudah terjadi di tanah Arab sekarang ini dan itu sudah kelihatan sekarang.
Satu tanda kiamat yang sudah terjadi di tanah Arab saat ini kata Syekh Imran Hosein adalah masyarakat Arab sudah berlomba lomba membuat gedung tinggi.
Baca Juga: Mendag Zulkifli Hasan Pimpin Misi Dagang Indonesia Ke Arab Saudi, Ini Agendanya
Menurut Syekh Imran Hosein satu tanda kiamat itu terjadi saat para pengembala yang tidak beralas kaki di tanah Arab saling berlomba membuat gedung tinggi.
"Gedung saya paling tinggi dari gedung mu, ini sangat sederhana. Dan ini sangat mudah memahaminya," kata Syekh Imran Hosein.
Kata Syekh Imran Hosein, orang akan kagum dengan bangunan tinggi. Dan gedung tinggi tersebut sebagai simbol dari kemajuan.
Baca Juga: Banjir di Garut Selatan Terjang Tiga Kecamatan, Dia Jembatan Rusak
Kata Syekh Imran Hosein jika di satu kampung tidak ada bangunan yang tinggi, maka kampung tersebut dianggap tertinggal.
Gedung tinggi menjadi simbol dari kemajuan dan orang orang kagum dengan adanya bangunan tinggi tersebut.
Artikel Terkait
Bupati Garut Lantik Kepala Desa Mekarwangi PAW
Kemenag Umumkan 108 Lembaga Zakat di Indonesia yang Tidak Berizin, Ini Daftar Lengkapnya
Elfansyeh Sabet 4 Medali Emas Cabor Renang, Siswa SMANDELTAS Cita Cita Jadi Tentara
Jadwal Sholat Kota Bandung Hari Ini Sabtu 21 Januari 2023 Waktu Magrib 18:14 WIB
Banjir di Garut Selatan Terjang Tiga Kecamatan, Dia Jembatan Rusak
Mendag Zulkifli Hasan Pimpin Misi Dagang Indonesia Ke Arab Saudi, Ini Agendanya
BMKG Sebut 109 Kali Gempa Susulan Guncang Melonguane Kepulauan Talaud Sulawesi Utara