Bukan Gunung yang Menghijau, Satu Tanda Kiamat ini Sudah Terjadi di Tanah Arab kata Syekh Imran Hosein

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Minggu, 22 Januari 2023 | 14:16 WIB
Tanda kiamat satu ini sudan terjadi di tanah Arab, bukan gunung yang menghijau. Foto / Pixabay / dniyer /.
Tanda kiamat satu ini sudan terjadi di tanah Arab, bukan gunung yang menghijau. Foto / Pixabay / dniyer /.

VIEWJABAR - Gunung di tanah Arab sudah menghijau akibat wilayah Arab terus terusan diguyur hujan akhir akhir ini.

Menghijau nya gunung di tanah Arab banyak dikaitkan dengan tanda tanda akan datangnya kiamat.

Banyak yang beranggapan jika gunung di tanah Arab yang menghijau menjadi satu tanda bahwa kiamat akan segera datang.

Baca Juga: BMKG Sebut 109 Kali Gempa Susulan Guncang Melonguane Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

Namun ternyata menurut Syekh Imran Hosein bukan gunung yang menghijau, namun satu tanda kiamat ini sudah terjadi di tanah Arab.

Kata Syekh Imran Hosein tanda kiamat ini sudah terjadi di tanah Arab sekarang ini dan itu sudah kelihatan sekarang.

Satu tanda kiamat yang sudah terjadi di tanah Arab saat ini kata Syekh Imran Hosein adalah masyarakat Arab sudah berlomba lomba membuat gedung tinggi.

Baca Juga: Mendag Zulkifli Hasan Pimpin Misi Dagang Indonesia Ke Arab Saudi, Ini Agendanya

Menurut Syekh Imran Hosein satu tanda kiamat itu terjadi saat para pengembala yang tidak beralas kaki di tanah Arab saling berlomba membuat gedung tinggi. 

"Gedung saya paling tinggi dari gedung mu, ini sangat sederhana. Dan ini sangat mudah memahaminya," kata Syekh Imran Hosein. 

Kata Syekh Imran Hosein, orang akan kagum dengan bangunan tinggi. Dan gedung tinggi tersebut sebagai simbol dari kemajuan. 

Baca Juga: Banjir di Garut Selatan Terjang Tiga Kecamatan, Dia Jembatan Rusak

Kata Syekh Imran Hosein jika di satu kampung tidak ada bangunan yang tinggi, maka kampung tersebut dianggap tertinggal.

Gedung tinggi menjadi simbol dari kemajuan dan orang orang kagum dengan adanya bangunan tinggi tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: YouTube Hidayah Channel

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X