VIEWJABAR - Pakar Genetika Ekologi IPB University, Prof Ronny Rachman Noor menyebutkan India merupakan negara dengan populasi kerbau terbanyak di dunia. Sekitar 57 persen dari populasi kerbau global. India memiliki paling tidak 13 jenis kerbau yang sangat unik dan diakui oleh dunia.
Diketahui, jumlah populasi sapi dan kerbau di India menurut Prof Ronnya Rachman Noor mencapai 200 juta ekor. Dan India menjadi produsen susu terbesar di dunia.
Dan menurut data yang dikeluarkan oleh pemerintah India, lebih dari 50 persen susu yang dihasilkan di India berasal dari susu kerbau yang jumlahnya mencapai 108 juta ekor.
“Salah satu jenis kerbau unggul yang dikenal dunia sebagai penghasil susu adalah kerbau Murrah. Rata-rata, produksi susu per hari per ekor kerbau Murrah mencapai 7 liter," ujarnya.
Bahkan, lanjut Prof Ronny di antara populasi kerbau Murrah di India, terdapat kelompok yang sangat unggul yang mampu menghasilkan hingga 21 liter susu per hari per ekor.
“Susu kerbau memang sangat unik. Konsistensinya lebih kental karena mengandung lemak susu yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan susu sapi. Di samping itu, pada iklim tropis, kerbau lebih tahan penyakit jika dibandingkan dengan sapi,” lanjutnya.
Baca Juga: Ciliwung Kembali Ngamuk, Bendungan Katulampa Status Siaga 4, Warga Sekitar Bantaran Ciliwung Waspada Banjir !
Kerbau ungkap Prof Ronny merupakan salah satu komoditas ekspor yang sangat penting bagi India. Selain produk susunya, sumbangan pendapatan dari ekspor daging kerbau mencapai 80 persen dari total daging yang diekspor.
"Daging kerbau menjadi komoditas ekspor utama India mengalahkan nilai ekspor beras basmati," tuturnya.
Untuk menggambarkan popularitas kerbau di India, Prof Ronny mengambil contoh Yuvraj, jenis kerbau ini sangat populer di India dan harganya sangat mahal.
"Seekor kerbau jantan popularitasnya bisa mengalahkan aktor dan artis Bollywood," imbuhnya.
Harga semen beku Yuvraj lebih mahal 10 kali lipat jika dibandingkan dengan harga semen beku kerbau unggul lainnya di India. Satu dosis semen beku Yuvraj dihargai sebesar Rp 90 ribu.
Dalam sekali ejakulasi, Yuvraj dapat menghasilkan sekitar 600 dosis sperma yang masing-masing dosis mengandung sekitar 20 juta sperma. Maka, sekali ejakulasi Yuvraj menghasilkan uang sebesar Rp 54 juta.
Baca Juga: Jangan Takut Jika Merasakan ini, Stroke Datang Tiba Tiba, Segera Periksakan ke Dokter Pribadi
“Yuvraj juga merajai kontes ternak dan untuk setiap juara yang diraihnya memperoleh hadiah uang sebesar Rp 78 juta. Sudah tidak terhitung lagi berapa kali Yuvraj meraih juara,” ujar Prof Ronny.
Ketenaran Yuvraj ini, lanjut dia, membuat banyak orang berminat membelinya. Sebagai contoh 2 tahun lalu tercatat seorang pengusaha berminat membeli Yuvraj seharga Rp. 18,2 miliar.
Kerbau Yuvraj memang memiliki silsilah kerbau unggul yang memiliki produksi susu jauh di atas rata-rata produksi susu kerbau di India.
Yuvraj dilahirkan dari induk yang kini sudah berumur 19 tahun yang sudah melahirkan sebanyak 16 kali dengan rata-rata produksi susu hariannya mencapai 26 liter.
Karena itu, tak heran jika Yuvraj diperlakukan dengan sangat istimewa oleh pemiliknya. Setiap harinya kerbau ini diberi 20 liter susu yang diperkaya dengan vitamin dan tonik.
Di samping itu, Yuvraj juga mendapatkan 10 kg apel dan juga hijauan serta biji-bijian. Jika dirupiahkan, jatah pakan Yuvraj dalam sehari mencapai Rp. 520 ribu.
Artikel Terkait
UKF IPB University Kenalkan Teknik Identifikasi Burung Pemangsa di Desa Sukaharja, Kec Sukamakmur Kab. Bogor
IPB University Bersama Bank Indonesia dan Kementerian Investasi Raih Penghargaan Anugerah Media Humas 2023