VIEWJABAR - Presiden Jokow Widodo (Jokowi) menghadiri perayaan HUT Golkar ke - 59 yang berlangsung di kawasan Slipi Jakarta Barat beberapa waktu lalu.
Selain Presiden Jokowi, acara HUT Golkar dihadiri oleh para Ketua Umum (Ketum) Parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM).
Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti isu dan memanasnya suhu politik di tanah air hingga pertarungan perasaan.
Baca Juga: Saksikan Laga Perdana Indonesia VS Ecuador 4 Hari Lagi, Inilah Harga Tiket World Cup U-17 Tahun 2023
"Akhir - akhir ini kita melihat terlalu banyak drama, terlalu banyak drakornya, terlalu banyak sinetronnya," katanya.
"Meskinya lanjut Jokowi, pertarungan - pertangungan gagasan dan ide, bukan pertarungan perasaan, kalau yang terjadi pertarungan perasaan, repot semua kita," Jokowi menambahkan.
Selanjutnya dirinya meminta, jika menang jangan Jemawa, jika kalah jangan murka, setelah berkompetisi bersatu kembali, rukun kembali.
Sementara wakil ketua penyelenggara HUT Partai Golkar ke - 59, Nurul Arifin mengatakan, penyelenggaraan ulang tahun ini merupakan perayaan perjalanan partai Golkar di konstelasi politik Indonesia.
"Perjalanan paratai Golkar hingga kini telah mencapai 59 tahun," katanya.
Perayaan tahun ini Lanjut Nurul, pihak panitia mengundang pengurus daerah, ormas Hasta Karya, dan sayap partai Golkar.
Baca Juga: Pernahkah Anda Merasakan Nyeri Sendi? Ini Tips Mengurangi Rasa Sakit di Saat Melakukan Aktivitas
Nurul juga mengklaim puncak peringatan HUT tersebut tidak diisi agenda lain. Hanya fokus merayakan usia partai berlambang pohon bringin.
"Tidak ada agenda politik yang lain, seperti yang diberitakan sebelumnya," ujarnya.
Artikel Terkait
Ketaqhuilah Kebiasaan ini Berpengaruh Untuk Tampil Tetap Muda Meski Usia Tua
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas di Jl Raya Dramaga, Urai Kemacetan
Konser Greenlane Festival Gagal Digelar, Panitia Penyelenggara Tilep dana Hingga 1,5 Miliar
Gaya H Kusnadi Lakukan Sosper di Bogor, Sebut Larangan Kampanye, Simak Penjelasannya