Ketiga, Mendorong aplikasi teknologi yang produktif dan efisien, berbagai riset yang ada diterapkan secara baik pada petani.
Keempat, pengembangan infrastruktur dan pasar.Memahami persaingan dan trend pasar serta memberikan pelatihan pemasaran dan branding.
Kelima, dukungan kebijakan pemerintah untuk pertanian berkelanjutan dan insentif bagi generasi muda yang terlibat dalam pertanian
Keenam, jejaring komunitas yang baik untuk membangun komunikasi dan sharing pengalaman.
Ketujuh, branding pertanian menarik sejak dini agar pana pnerus bangga terhadap pertanian. Bahwa pertanian menguntungkan dan menjanjikan karena merupakan bisnis masa depan adalah terkait pangan.
Kedelapan, program monitoring dengan membantu generasi muda terhubungkan dengan para petani berpengalaman dan pengetahuan praktis.
Sementara salah satu petani muda dari Bogor, Andi Kurniawan menuturkan, bahwa pertanian ternyata selain mengasikkan, juga berpotensi menjeadi peluang bisnis yang besar.
Begitu juga dengan beberapa petani muda di Bandung, Garut, karanganyar dan Sumatera serta wilayah lainnya yang pernah didatangi Abduurokhim mengaku, bahwa pertanian itu adalah bisnis yang menjanjikan.
"Urusan pangan tidak akan pernah berhenti," katanya.
Pertanian merupakan potensi besar dan butuh keseriusan bersama semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan dan semua pihak yang terlibat dalam pertanian.***
Artikel Terkait
7,9 Miliar Penduduk dunia, 190 Pimpinan negara Tak Mampu Hentikan Kekejaman Israel di Palestina, Presiden Jokowi Sampaikan 4 Tuntutan di Forum OKI !