Petani Muda Energi Baru Pertanian Indonesia, 8 Pemikat agar Pemuda Tertarik Pada Pertanian, Abdurrokhim : Urusan pangan tidak akan pernah berhenti !

photo author
Asof, View Jabar
- Senin, 13 November 2023 | 12:18 WIB
Sekjen DPP Rumah Petani Nelayan Nusantara (Kaos Bitu tua) saat memberikan edukasi kepada petani cabai di wilayah Bogor beberapa waktu lalu (Foto dok/Rumah Petani Nelayan Nusantara/Abdurrokhim//)
Sekjen DPP Rumah Petani Nelayan Nusantara (Kaos Bitu tua) saat memberikan edukasi kepada petani cabai di wilayah Bogor beberapa waktu lalu (Foto dok/Rumah Petani Nelayan Nusantara/Abdurrokhim//)

Ketiga, Mendorong aplikasi teknologi yang produktif dan efisien, berbagai riset yang ada diterapkan secara baik pada petani.

Baca Juga: Progres Proyek Pembangunan Jembatan Otista Bogor Mencapai 87 Persen, Bima Arya: 25 Hari Lagi Jembatan Ini Bisa Dilalui Warga Bogor !

Keempat, pengembangan infrastruktur dan pasar.Memahami persaingan dan trend pasar serta memberikan pelatihan pemasaran dan branding.

Kelima, dukungan kebijakan pemerintah untuk pertanian berkelanjutan dan insentif bagi generasi muda yang terlibat dalam pertanian

Keenam, jejaring komunitas yang baik untuk membangun komunikasi dan sharing pengalaman.

Baca Juga: KABAR GEMBIRA ! UMP dan UMK 2024 Resmi Naik, Selambatnya Diumumkan 21 November dan 30 November 2023, Ida Fauziah: Bentuk Penghargaan Kepada Buruh

Ketujuh, branding pertanian menarik sejak dini agar pana pnerus bangga terhadap pertanian. Bahwa pertanian menguntungkan dan menjanjikan karena merupakan bisnis masa depan adalah terkait pangan.

Kedelapan, program monitoring dengan membantu generasi muda terhubungkan dengan para petani berpengalaman dan pengetahuan praktis.

Sementara salah satu petani muda dari Bogor, Andi Kurniawan menuturkan, bahwa pertanian ternyata selain mengasikkan, juga berpotensi menjeadi peluang bisnis yang besar.

Baca Juga: KTT - OKI Hasilkan 31 Resolusi Kecam Keras Israel, Presiden Jokowi Langsung Bertolak ke Amerika Serikat Bertemu Presiden Joe Biden

Begitu juga dengan beberapa petani muda di Bandung, Garut, karanganyar dan Sumatera serta wilayah lainnya  yang pernah didatangi Abduurokhim mengaku, bahwa pertanian itu adalah bisnis yang menjanjikan.

"Urusan pangan tidak akan pernah berhenti," katanya.

Pertanian merupakan potensi besar dan butuh keseriusan bersama semua pihak, baik pemerintah, lembaga pendidikan dan semua pihak yang terlibat dalam pertanian.***

     

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Asof

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X