Perairan Bali Diperkirakan Mengalami Gelombang Tinggi Sampai Empat Meter Ini Prediksi BMKG

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Kamis, 15 Juni 2023 | 11:07 WIB
Wilayah perairan Bali diperkirakan akan mengalami gelombang tinggi hingga 4 meter sampau tanggal 18 Juni 2023 ini prediksi dari BMKG. Foto / ViewJabar / instagram /.
Wilayah perairan Bali diperkirakan akan mengalami gelombang tinggi hingga 4 meter sampau tanggal 18 Juni 2023 ini prediksi dari BMKG. Foto / ViewJabar / instagram /.

VIEWJABAR- Perairan wilayah Bali diperkirakan akan mengalami gelombang tinggi hingga empat meter dan terjadi sampai 18 Juni 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta agar masyarakat mewaspadai akan potensi gelombang tinggi sampai 4 meter di wilayah perairan bali.

Masyarakat yang akan berwisata ke pulau Bali harus mewaspadai akan terjadi potensi gelombang tinggi di perairan Bali hingga 18 Juni 2023 mendatang.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu, Anak Sering Tidur di Atas Jam 9 Malam, Ini Resikonya Hati Hati

Kepala BMKG wilayah III Denpasar, Cahyo Nugroho mengatakan bahwa angin yang bertiup dari arah timur tenggara dengan kecepatan hingga 40 kilometer per jam atau 21.5 knot.

“Angin umumnya bertiup dari arah Timur-Tenggara dengan kecepatan hingga 40 kilometer per jam atau 21,5 knot,” kata Cahyo Nugroho dilansir dari ANTARA, Kamis 15 Juni 2023.

Perairan yang ada di Bali dan diperkirakan akan mengalami gelombang tinggi hingga empat meter antara lain Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Samudera Hindia selatan Bali.

Baca Juga: Ingat Jangan Sholat Duha di Waktu Ini, Kata Syekh Ali Jaber Tidak Boleh Sholat, Ini Alasannya

Sementara Laut Bali yang berada di Bali Utara atau berbatasan dengan Kabupaten Buleleng diperkirakan memiliki tinggi gelombang laut rendah yakni hingga 1,25 meter.

BMKG menjelaskan bahwa potensi gelombang laut tinggi di perairan Bali terjadi alah satunya karena gerakan angin yang konstan bertiup dari daratan Australia menuju Asia.

Menurut BMKG, kondisi angin dan gelombang laut berisiko tinggi terhadap keselamatan berlayar, yakni perahu nelayan apabila kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Baca Juga: Info Gempa Terkini, Hari Ini BMKG Sebut Kota Cirebon Diguncang Gempa Magnitudo 3,2 KM

Kapal tongkang apabila kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Kapal feri apabila kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Selat Bali merupakan kawasan strategis penyeberangan Bali-Jawa yang menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Bali, dengan Pelabuhan Ketapang di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X