Seluruh wilayah Indonesia kata Wakapolri dipastikan aman dari gangguan dengan personel yang ada saat ini.
Untuk daerah di luar Bali pengamanan yang dilakukan kata Wakapolri adalah daerah yang termasuk rawan konflik dengan langkah langkah antisipasi yang sudah disiapkan Polri.
"Kita sudah siapkan langkah antisipasi dan kita sudah konsolidasikan untuk menghadapinya. Misalnya jika ada unjuk rasa di Jakarta kita sudah siapkan," kata Wakapolri.
Selain itu dalam melakukan pengamanan agenda bertaraf Internasional di Bali yakni KTT G20 Polri juga bekerjasama dengan TNI dan juga Pecalang di Bali.
Baca Juga: Buntut Tragedi Halloween Itaewon, Dua Pejabat Kantor Polisi Yongsan Diberhentikan dan Diperiksa
KTT G20 atau juga dikenal dengan Bali Summit digelar pada 15 dan 16 November 2022. Dan ini merupakan rangkaian kegiatan puncak dari kegiatan 20 pemimpin negara terbesar di Dunia.
Ada 19 negara dari Uni Eropa dan perwakilan dari Internasional Monetary Fund (IMF) dan juga Word Bank (WB).
KTT G 20 ini memiliki peranan yang sangat penting di dunia Internasional, karena forum ini menguasai 60 persen populasi dunia.
Selain itu, 75 persen perdagangan dunia dan 80 persen produk domestik bruto (PDB) dikuasai oleh negara negara yang tergabung dala G20 ini.
Sedangkan Indonesia menjadi ketua G20 sejak ditetapkan di Roma Italia pada 31 Oktober 2021 dan memiliki kekuatan di G20.
Sampai sejauh ini sesuai dengan yang dikatakan Presiden Joko Widodo setidaknya sudah ada 18 pimpinan negara yang siap menghadiri KTT G20 di Bali. ***
Artikel Terkait
INFO GEMPA HARI INI, BMKG Sebut Gempa Barat Laut Tobelo 33 Menit Lalu
Horee! Pendaftaran Tenaga PPPK Guru Pemerintah Sudah Dibuka, Ini Cara Mengisi Deskripsi Diri
Inilah Daftar Pahlawan Nasional yang Berasal dari Jawa Barat
Video Wanita Kebaya Merah Dicari, Ini Linknya
Inilah Bunyi Lengkap Surat Ancaman Bom dalam Konser NCT di ICE BSD Tangerang Selatan
Imran Khan Lolos dari Ujicoba Pembunuhan Saat Kampanye Politik, Menlu AS Serukan INI