Dengan sopan petugas sekuriti itu memberitahukan Dedi Mulyadi bahwa manajemen melarang mengambil gambar di dalam toko.
"Maaf, saya hanya menyampaikan instruksi manajemen, Pak," kata petugas itu.
Dedi Mulyadi yang kaget karena baru kali ini ia dilarang mengambil gambar saat belanja, tampak tersinggung.
Ia mengatakan, justru dengan rekaman video di YouTubenya, perusahaan ritel ini akan ikut terpromosikan.
Dedi pun mengatakan, perusahaan ritel pasti menerapkan kebijakan sama untuk semua tokonya, namun mengapa hanya toko ini yang melarang sementara toko-toko lainnya tidak.
Baca Juga: Besaran Gaji PPK, PPS dan KPPS untuk Pemilu 2024, Cek Honor Linmas Berapa?
"Tapi gak apa apa kalau memang itu kebijakan toko ini, saya pun membatalkan semua belanjaan ini, dan akan belanja di toko lain," katanya.
Akhirnya petugas sekurti itu membiarkan Dedi Mulyadi mengambil gambar hingga Dedi pun membayar semua belanjaannya.
Ketika Dedi Mulyadi sudah berada di luar toko, petugas sekuriti itu mendatangi Dedi Mulyadi kembali.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf atas kejadi tadi.
Terungkap alasan mengapa pihak menajemen melarang ada orang mengambil gambar di toko itu.
Menurut petugas sekuriti tersebut, toko ini adalah tempat kerja Rozy yang ramai dikabarkan selingkuh dengan mertua.
"Lantas hubungannya dengan toko ini apa? tanya Dedi.
"Itulah Pak, takutnya pihak manajemen memblow up ke toko ini," katanya.
Sambil tertawa, Dedi Mulyadi mengatakan, ia tak akan memunculkan kasus perselingkuhan menantu dengan mertua itu.***
Artikel Terkait
Peluang Usaha Camilan Rp1000-an, Bahan Super Irit, 1 Kentang Jadi 30 Bungkus, Kriuknya Tahan 2 Bulan
ASN dan Perangkat Desa Boleh Terlibat di PPK, PPS dan KPPS, KPU RI Jelaskan Alasannya
Besaran Gaji PPK, PPS dan KPPS untuk Pemilu 2024, Cek Honor Linmas Berapa?
Keren, Mangga Gedong Gincu Asal Sumedang segera Masuk Pasar Jepang
Dewan Pariwisata Afrika Selatan Bagikan Tweet Lucu ketika Cristiano Ronaldo Menyebut Negaranya
Rozy Zay Hakiki yang Diberitakan Selingkuh dengan Mertua, Datangi Polda Banten untuk Laporkan Norma Risma