Karena, kawah merupakan sebagai pusat letusan dan sumber keluarganya gas gas vulkanik dan ini bisa membahayakan bagi kehidupan manusia.
Namun demikian pihak PVMBG meminta masyarakat yang ada di sekitar gunung Marapi agar tetap tenang dan tidak terpancing isu isu tidak jelas mengenai letusan gunung Marapi.
Masyarakat kata PVMBG harus selalu melakukan koordinasi dengan pihak PVMBG juga mengikuti segala arahan yang diberikan oleh pemerintah setempat.
Sementara itu, pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat menjelaskan setidaknya ada 40 pendaki yang melakukan kemah di kawasan gunung Marapi.
Baca Juga: Anda Mengubah Cat Kendaraan dengan Warna Baru? BPKB dan STNK Pun Harus Diubah, Segini Tarifnya
Menurut Kepala Balai KSDA, Sumbar Ardi Andono menjelaskan, para pendaki tersebut masuk sejak Kamis 5 Januari 2023.
Ada 40 an pendaki yang berada di kawasan gunung Marapi yakni 20 orang masuk pada Kamis 5 Januari 2023 dan 20 orang lagi pada Jumat 6 Januari 2023.
Para pendaki sebelumnya sudah dihimbau untuk tidak ke puncak atau ke kawah gunung Marapi sejak pembukaan pendakian.
Baca Juga: Kedekatan Gading Marten dan Luna Maya Jadi Sorotan, Netizen Mendorong Keduanya Bisa Berjodoh
Para pendaki rata rata melakukan kemah di kawasan tebing batu bawah dan semoga saja para pendaki tidak menuju puncak gunung Marapi.
Pihak BKSDA Sumatera Barat akan segera melakukan pengecekan terhadap kondisi para pendaki yang berada di kawasan gunung Marapi.
Pihak BKSDA Sumatera Barat pun melakukan penutupan terhadap aktivitas pendakian ke gunung Marapi hingga batas waktu yang belum ditemukan.***
Artikel Terkait
Cara Membuat Long Cassava yang Garing Renyah hingga ke Dalam, Peluang Usaha Camilan dari Singkong
PT KAI Commuter Blacklist Sepasang Muda Mudi yang Mesum di KRL
ART Sri Ditemukan Tewas Tergeletak di Kursi di Rumah Majikannya
Hai Bro! Penikmat Tanaman Hias, Ini Cara Membuat Bonsai Pohon Kelapa, Penampakan Cantik dan Mungil
Fakta Menarik Tentang Arang Aktif Untuk Kesehatan, Menangkal Racun, Hilangkan Bau Badan dan Putihkan Gigi
Alun-alun Singaparna Tasikmalaya Bersolek, Jadi Kinclong, Wabup Tasik Cecep Nurul Yakin Ajak Warga Begini
Fakta Menarik Tentang Petani Asal Usul Muncul Nama Petani Dari Soekarno dan Sansekerta