Alasan ketiga, kata Ridwan Kamil karena hubungan komunikasi baik yang terjalin antara dirinya dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Airlangga Hartarto yang tidak hanya hubungan politik yang matematis melainkan bisa pula humanis.
"Kami sering berdiskusi urusan ekonomi, dalam kapasitas beliau di kabinet, juga hal-hal personal, ya. Waktu saya kena musibah, beliau hadir lebih dari sekali, menyampaikan simpati. Bagi saya, itu kemanusiawian, kehumanisan Pak Airlangga. Itu sangat saya apresiasi," kata Ridwan Kamil.
Berdasarkan sejarahnya, Ridwan Kamil menilai Partai Golkar sebagai Partai yang selalu fokus dan konsisten melakukan pembangunan sampai dengan hari ini.
"Membangun kekaryaan, progresif. Nah, itulah saya banget kira-kira. Saya orangnya enggak bisa diam. Saya ingin nya membangun, membereskan yang semrawut, meluruskan yang bengkok, ikhtiar-ikhtiar dan saya melihat sejarahnya membuktikan hal itu," kata Ridwan Kamil lagi.
Baca Juga: Ternyata Jalan Tol Telah Dibangun Suku Ini Sejak 3.000 Tahun Lalu, Jadi yang pertama di Dunia
Dengan pertimbangan tersebut maka Ridwan Kamil memilih bergabung dengan partai Golkar termasuk juga sudah mendapatkan restu dari pihak keluarga.
"Jadi saya per hari ini, sudah berjaket kuning, sudah ber-KTA (kartu tanda anggota)," kata Ridwan Kamil sambil menujukan KTA Partai Golkar.
Ridwan Kamil mengaku fatsun terhadap keputusan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar yang telah memutuskan Airlangga Hartarto sebagai calon presiden untuk 2024.***
Artikel Terkait
Hasil Survei, Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2023 Akan Menurun, IMF Menyebut Tahun yang Sulit
KONI Garut Dapat Suntikan Dana dari Pengusaha Hotel untuk Bayar Insentif Atlet Berprestasi
Presiden Jokowi Setuju Jabatan Kepala Desa Jadi 9 Tahun, Kata Menteri Desa PDT, Untungkan Warga
Ternyata Jalan Tol Telah Dibangun Suku Ini Sejak 3.000 Tahun Lalu, Jadi yang pertama di Dunia
Hati Hati Jajanan Chiki Ngebul, Kata Dokter, Nitrogen Jika Tertelan Bisa Alami Sakit Perut Hebat
Ternyata, Daun Lengkuas Ampuh Mencegah Kanker dan Tumor, Ini Manfaat Daun Lengkuas yang Jarang Diketahui
Paus Sperma yang Dijuluki Yodo-chan Dan Mati di Teluk Osaka Jepang, Akan Ditenggelamkan
Pemkab Garut Sosialisasikan Pilkades Serentak