VIEWJABAR - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan World Water Forum atau WWF akan menjadi salah satu tonggak terpenting menuju Tahun 2030.
Dengan diadakanya Word Water Forum atau WWF di Bali nanti pada 2024, dengan tema “Water for Shared Prosperity” diharapkan dapat berbagi pengalaman dan inovasi merespon berbagai tantangan pengelolaan air secara global.
“Mari kita mengidentifikasi tantangan dan kekuatan, mengeksplorasi opsi dan mencari pendekatan terbaik untuk setiap tema, inovasi teknologi, kerja sama global dan berbagi informasi." tuturnya.
" mengamankan komitmen politik untuk mengatasi masalah air global, khususnya memastikan ketersediaan dan pengelolaan berkelanjutan air dan sanitasi,” lanjutnya.
Luhut bahkan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mengidentifikasi hal-hal yang dimiliki guna mengatasi permasalahan air Dunia atau Global.
“Forum ini dapat dianggap sebagai salah satu tonggak terpenting menuju tahun 2030 dan seterusnya, yang bertujuan untuk mewujudkan ketahanan air untuk semua. Dengan tema “Water for Shared Prosperity” dan berkontribusi secara signifikan terhadap realisasi Sustainable Development Goals,” ujar Luhut dalam penutupan Kick Off Meeting World Water Forum ke-10 di Jakarta, pada Kamis 16 February 2023.
Baca Juga: Gelar Operasi Keselamatan Lalin, Kapolres Tasikmalaya Terjun Langsung, Bagikan Helm ke Pengendara
Seiring dengan peningkatan populasi, perkembangan ekonomi, perubahan pola konsumsi, maupun perubahan iklim, dan akan terus tumbuh secara signifikan di masa mendatang.
Lewat Kick-Off Meeting yang telah berlangsung pada 15 sampai 16 Februari, Luhut menjelaskan tentang tiga proses identifikasi isu-isu penting yang akan dibahas di WWF ke-10 tahun 2024 mendatang.
Yaitu topik Water for Humans and Nature yang membahas soal pengelolaan air dan relasinya dengan manusia dan alam.
Baca Juga: Eric Thohir Nahodai PSSI, KLB Putuskan 64 Suara Pemenangnya
Dilanjut dengan topik Water Security and Prosperity, kemudian topik ketiga Disaster Risk Reduction and Management yang mendiskusikan soal pengelolaan air dan upaya penanganan bencana.
Sebagai informasi, Bali secara resmi diputuskan sebagai tuan rumah pada WWF ke-9 di Dakar, Senegal, pada 19 Maret 2022, dengan perolehan 30 dari total 36 suara Dewan Gubernur, World Water Council.
Selaku tuan rumah WWF ke-10, Indonesia mengangkat tema “Water for Shared Prosperity”, dengan melihat kondisi global saat ini yang menghadapi tantangan ketersediaan air bersih di banyak negara.
Artikel Terkait
Buku Membuka Catatan Cakrawala, Senarai Susastra Galunggung SMAN 1 Cisayong Goresan Hidup
BMKG: Hujan Diperkirakan Akan Mengguyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia
Ibu Harus Tau, Ini Cara Cegah Serta Ciri-Ciri Stunting Pada Anak
Susu Kental Manis Tak Layak Gantikan ASI Bagi Bayi Dibawah 12 Bulan
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto Siap Lanjutkan Kepemimpinan Joko Widodo pada 2024 Nanti
Inggit Garnasih Kembali Diusulkan Jadi Pahlawan, Gubernur Jabar, M Ridwan Kamil: Harap Ususlan Disetujui
Gelar Operasi Keselamatan Lalin, Kapolres Tasikmalaya Terjun Langsung, Bagikan Helm ke Pengendara