VIEWJABAR.COM - Nilai tukar atau kurs rupiah ditutup kembali melemah terhadap dolar AS pada sesi penutupan transaksi Jumat 14 Juni 2024 sore.
Kurs rupiah yang merosot itu turut dipengaruhi faktor eksternal terutama dipicu sentimen global terkait pemangkasan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed.
Tercatat, rupiah turun 142 poin atau 0,87 persen menjadi Rp16.412 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.270 per dolar AS pada sesi penutupan Jumat 14 Juni 2024 sore.
Baca Juga: Lirik Lagu Tak Selalu Memiliki, OST Film Ipar adalah Maut, Dinyanyikan Lyodra Ginting, Ditonton 5,5 Juta Views
"Rupiah masih akan tetap bergerak fluktuatif, hal ini disebabkan oleh sentimen global dan juga domestik," kata ekonom Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, seperti dikutip Antara, Jumat 14 Juni 2024.
Disebutkan bahwa dari sisi global terlihat pasar masih menyambut baik hasil rapat Federal Open Market Commettee (FOMC) AS.
Pasar masih memprediksi kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga AS sebanyak dua kali tahun ini.
Baca Juga: Update Harga Emas Antam Hari Ini Jumat 14 Juni 2024 di Butik Logam Mulia Bandung, Berikut Rinciannya
Adapun faktor internal dari dalam negeri, pergerakan rupiah masih dipengaruhi oleh tingginya permintaan dolar AS terkait pembayaran dividen, repatriasi, dan musim haji.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat 14 Juni 2024 turun ke level Rp16.374 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.286 per dolar AS.***
Artikel Terkait
Musim Kemarau Membuat Petani dan Penjual Bibit Kampung Punclut Neglasari Meradang, Ekonomi Jadi Sulit !
Serba Serbi Peresmian Pasar Kaget Taman Tanah Sareal Bogor, UMKM Bergerak Ekonomi Meningkat, Ini Kata Pengunjung !
Ini Penyebab Rupiah Menguat Sore Hari Ini Selasa 4 Juni 2024, Naik 10 Poin Posisi Rp16.220 Per Dolar AS
Ini Penyebab Kurs Rupiah Merosot Terhadap Dolar AS Pada Sesi Penutupan Selasa 11 Juni 2024
Kurs Rupiah Kembali Melemah Pada Sesi Penutupan Rabu 12 Juni 2024 Sore, Ini Beberapa Penyebabnya