Kualitas Udara di Tangerang Selatan dan Jakarta Disebut Terburuk di Indonesia, Berikut Cara Bagi Masyarakat Ikut Pulihkan Kualitas Udara

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Senin, 24 Juni 2024 | 17:59 WIB
Ilustrasi warga gunakan masker. Kualitas udara di Tangerang Selatan dan Jakarta disebut terburuk. (Freepik)
Ilustrasi warga gunakan masker. Kualitas udara di Tangerang Selatan dan Jakarta disebut terburuk. (Freepik)

VIEWJABAR.COM - Kualitas udara di wilayah Tangerang Selatan dan Jakarta disebut sebagai terburuk di Indonesia.

IQAir mencatat kualitas udara Tangerang Selatan mencapai poin 180 dan kualitas udara Jakarta berada pada poin 158.

Akibat kualitas udara Jakarta yang tidak sehat itu, warga disarankan agar tetap mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Laga Terakhir Grup B Euro 2024: Albania vs Spanyol dan Kroasia vs Italia, Tim Mana yang Dampingi Spanyol Lolos 16 Besar?

Poin kualitas udara Jakarta yang sebesar 158 itu memiliki tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 65 mikrogram per meter kubik, atau 13 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dilansir dari Antara, kualitas udara Jakarta jika dibandingkan dengan 9 wilayah lain di Indonesia menempati peringkat kedua terburuk setelah Tangerang Selatan, Banten (180).

Terkait kondisi itu, masyarakat dihimbau agar tetap mamakai masker saat berada di area atau kawasan padat lalu lintas. Serta ketika berada di area luas yang kering untuk terlindungi dari debu.

Baca Juga: Swiss Lolos Dampingi Jerman ke Babak 16 Besar Euro 2024, Hongaria Berharap Jadi 4 Tim Terbaik Peringkat 3

Pulihkan Kualitas Udara

Selain himbauan tersebut, ada beberapa tips atau upaya bagi masyarakat untuk turut serta memulihkan kualitas udara, di antaranya:

Pertama, masyarakat bisa terus berupaya untuk melaksanakan penanaman pohon dan pemeliharaannya. Mengingat, pohon berfungsi utaman sebagai pereduksi polusi udara.

Kedua, bagi para pemilik kendaraan bermotor agar selalu melakukan perawatan, seperti secara berkala melakukan tune up dan uji emisi kendaraan.

Baca Juga: Ukir Sejarah, Jesita-Febi Juara Kaohsiung Masters 2024, Kalahkan Wakil Tuan Rumah Taiwan

Ketiga, masyarakat dihimbau agar tidak membakar sampah di halaman rumah. Asap dan bau yang ditimbulkan bisa mencemari udara, serta tentunya mengganggu lingkungan sekitar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X