VIEWJABAR.COM-Program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) tahun 2024 di Desa Pamulihan resmi ditutup oleh Dandim 0610/Sumedang pada Kamis 11 Juli 2024.
Pelaksanaan BSMSS yang berlokasi di Dusun Cibeureum, Desa Pamulihan Kecamatan Pamulihan Sumedang berlangsung sejak 25 Juni 2024 lalu, hingga 9 Juli 2024.
Rombongan Forkopimda Sumedang, Pj Bupati, Kapolres dan Dandim 0610/ Sumedang disambut kesenian upacara adat lengser di lokasi kegiatan.
Dalam sambutannya Dandim 0610/Sumedang Letkol Kav. Christian Gordon Rambu menyampaikan bahwa berakhirnya kegiatan program Bakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) tahun 2024 , adalah wujud nyata kemanunggalan antara TNI dengan rakyat.
Baca Juga: Pj Bupati Sumedang: Program BSMSS Terbukti Timbulkan Multiplayer Efek Pembangunan di Desa
Menurutnya, program BSMSS adalah program dari satuan atas di lingkungan Kodam lll/Siliwangi.
"Sebetulnya program ini diperuntukan sebagai pemeliharaan program TMMD yang dilaksanakan pada tahun sebelumnya. Namun sampai sekarang ini, program BSMSS dilaksanakan disesuaikan dengan pemerataan pembangunan pemerintah daerah sehingga hasilnya dapat dirasakan masyarakat," tutur Dandim.
Selain itu, lanjut Christian Gordon, upaya Kodim 0610 dalam mendarmabaktikan diri demi terwujudnya masyarakat yang aman, damai dan sejahtera, itu juga sejalan dengan makna yang diamanahkan dalam UU RI No 34 tahun 2004.
"Dimasa damai Kodim 0610 tidak saja sebagai kekuatan pertahanan yang disiapkan untuk menghadapi ancaman militer yang membahayakan kedaulatan negara di wilayah NKRI, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa Indonesia," katanya.
Baca Juga: Pj Bupati Sumedang Cek Harga Bapokting dan Pupuk di Pasar Tanjungsari
Tetapi juga, tambah Dandim, sebagai kekuatan untuk membantu pemda didalam proses pembangunan nasional melalui tugas operasi militer selain perang (OMSP).
Dandim 0610 juga menyebut, pelaksanaan program BSMSS Tahun 2024 dapat dilaksanakan tepat waktu yang direncakan, meskipun dijumpai adanya suatu hambatan namun masih bisa diatasi berkat adanya koordinasi dengan dinas atau instansi terkait.
"Adapun hasil pencapaian objek/sasaran fisik yang dikerjakan sebagai sasaran pokok yaitu Pengecoran jalan sepanjang 830 meter, Lebar 3 meter, Tinggi 15 cm," terangnya.
Sedangkan Pekerjaan Drainase sepanjang 555 meter, Pekerjaan plat Beton 2 unit & loneng 2 unit, seropotan Panjang 6 meter, Lebar 80 cm dan Tinggi 1 meter. "Begitu juga dengan pembangunan Rutilahu 1 unit, Pos Kamling 1 unit," tambah dia.
Artikel Terkait
Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi Lakukan Karya Bakti TNI, Dandim : Tidak Usah Tanggapi Isu, Buktikan Kita Peduli
Pj Bupati Sumedang: Program BSMSS Terbukti Timbulkan Multiplayer Efek Pembangunan di Desa