Program Buruan Sae Turut Beri Andil Terpilihnya Kota Bandung Jadi Tuan Rumah ASEAN Summer School

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Rabu, 24 Juli 2024 | 16:42 WIB
Program Buruan Sae turut memiliki andil pada dipilihnya Kota Bandung Jadi Tuan Rumah ASEAN Summer School.  (Diskominfo Kota Bandung)
Program Buruan Sae turut memiliki andil pada dipilihnya Kota Bandung Jadi Tuan Rumah ASEAN Summer School. (Diskominfo Kota Bandung)

VIEWJABAR.COM - Kota Bandung terpilih menjadi tuan rumah "ASEAN Summer: School Meals Programmes in ASEAN Cities".

Kegiatan yang berlangsung 23-26 Juli 2024 ini merupakan kolaborasi antara Kota Bandung dan Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP), bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan memperbaiki program makanan sekolah di kota-kota ASEAN.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah.

Baca Juga: Hamzah Haz Wafat Dalam Usia 84 Tahun, Wapres Ke-9 RI di Masa Presiden Megawati Soekarnoputri

Ia menjelaskan, terpilihnya Kota Bandung sebagai tuan rumah pada kegiatan ini tidak lepas dari suksesnya program Buruan Sae.

"Kami sangat bangga dengan program Buruan Sae, yang telah mendapatkan pengakuan internasional. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat menyebarkan praktik terbaik ini ke kota-kota lain di ASEAN," katanya seperti dilansir laman resmi Pemkot Bandung.

Ia juga barharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara kota-kota di ASEAN dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya program makanan sekolah yang berkelanjutan.

Baca Juga: Hadapi Dampak Kemarau Tahun 2024, Badan Pangan Nasional Menyiapkan Beberapa Langkah Antisipasi Ini

"Dengan dukungan dari MUFPP dan Pemerintah Kota Bandung, semoga acara ini menjadi langkah penting dalam menciptakan masa depan yang lebih sehat dan lebih baik bagi anak-anak di seluruh ASEAN,” tuturnya.

Makanan Sekolah

Sementara itu, Ketua Sekretariat MUFPP, Filippo Gavazzeni mengatakan, MUFPP dan ASEAN sedang mengembangkan proyek untuk menyebarkan pengalaman dan pengetahuan tentang program makanan sekolah di kota-kota.

Proyek ini didanai oleh Kementerian Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Italia, dan dilaksanakan melalui kemitraan dengan Kota Bandung dan Universitas Katolik Parahyangan (Unpar).

Baca Juga: Jawa Barat Memiliki Potensi Besar Dalam Ekspor Kopi dan Kakao, Simak Datanya, Berikut Upaya Pemprov Jabar

"Program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi kota-kota di ASEAN dalam memperbaiki sistem makanan sekolah. Dengan berbagi pengetahuan dan praktik terbaik, kita dapat menciptakan program makanan sekolah yang lebih baik dan berkelanjutan," tuturnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X