"Hal ini dilakukan supaya tidak terjadi potensi kecurangan, dalam mewujudkan Pilkada serentak 2024 yang berkualitas," ujarnya.
Rian juga mengungkapkan, jika dalam pelaksanaan Pilkada 2024, Bawaslu beserta jajarannya memiliki keterbatasan SDM dan personil sehingga dengan pola pengawas partisipatif ini, mendapatkan dukungan dari masyarakat.
"Meskipun keterbatasan personil dalam pengawasan, namun diharapkan mendapatkan hasil yang optimal dengan dukungan partisipasi aktif dari masyarakat," ungkap Rian.
Acara Forum Warga Pengawasan Partisipatif yang melibatkan KPM itu dibuka secara resmi oleh Ketua Panwascam Tanjungsari, Aam Amaludien Sambas dan menandai dibukanya acara Forum Pengawasan Partisipatif bagi Kader Pembangunan Manusia (KPM) se-Kecamatan Tanjungsari Sumedang.
Sebelumnya, para peserta berkesempatan melakukan foto bersama dengan Forkopimcam Tanjungsari, Bawaslu Sumedang dan juga Panwascam Tanjungsari.***
Artikel Terkait
Bawaslu Garut Siaga Pengawasan Satu Tahun Menuju Pemilu 2024 Peran Masyarakat Diperlukan
Pilbup Sumedang 2024 Ditakar Senator, Bunda Eni Sumarni: Waspadai Bouwheer Dibelakang Paslon