Baca Juga: Menteri Hukum dan HAM Supratman Andi Agtas Jembatani Rekonsiliasi Konflik PWI
Dijelaskan Enceng, hal itu memang pemeriksaan penunjang yang bagus dilakukan untuk mengetahui, apakah jaringan lunak di bagian otak itu ditemukan, kelainan atau tidak karena bisa saja seseorang calon itu bisa sehat juga, tetapi ditemukan mungkin apakah kelainan-kelainan yang sifatnya akan berkembang selama dia memimpin dan terjadi gangguan selama dia memimpin.
"Itu yang prinsipnya pemeriksaan bukan hanya sekarang sehat tidak, tapi apakah 5 tahun kedepan dia produktif atau tidak mungkin itu secara prinsip yang penting," katanya.
"Kalau fisiknya, saya lihat lengkap ya, dari dokter penyakit dalam, Dokter THT Dokter jantung, dokter bedah, dokter gigi atau bedah mulut. Kemudian untuk bagian yang calon perempuan karena kita juga ada dua orang yang calon yang perempuan itu dipemeriksaan daerah kandungan atau dokter spesialis kandungan," papar Enceng.
Ditambahkan Enceng, untuk memungkinkan itu juga streaming kalau kalau ditemukan mungkin yang berpotensi untuk kelainan-kelainan ke arah plasma.
Sementara untuk pemeriksaan tiap dokter, lanjut dia, berbeda-beda ada bagian kecil, ada bagian besar ada yang 15 menit, bahkan sampai ada yang 2 jam sampai 3 jam jadi itu yang spesifiknya di situ kalau untuk bakal calon harus baik dan lengkap.***
Artikel Terkait
KPU Sumedang Nyatakan Persyaratan Dua Pendaftar Bakal Calon Sudah Lengkap
Pasangan Kang DS - Ali Syakieb Daftar ke KPU Diantar Guru Ngaji, Kiai, Petani dan Tukang Ojek