Selain bantuan logistik, DPC PKB Kabupaten Bandung juga menurunkan tim medis untuk memberikan pemeriksaan layanan kesehatan terutama bagi masyarakat yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.
"Kami juga membuat posko di tiap desa serta memberikan layanan trauma healing untuk memulihkan rasa traumatik masyarakat khususnya bagi anak-anak korban gempa," jelas Hadiat.
Pada kesempatan tersebut, Hadiat yang memimpin penyaluran bantuan dari DPC PKB Kabupaten Bandung juga mengapresiasi langkah penanganan musibah gempa bumi di Kertasari oleh Pemkab Bandung yang dipimpin langsung Bupati Dadang Supriatna.
Baca Juga: 127.000 Orang Ikut Bebersih Bandung Jelang HJKB 214 Tahun 2024
"Kami mengapresiasi langkah cepat Pak Bupati Dadang Supriatna yang langsung turun sejak hari pertama. Bahkan beliau menginap di Kertasari untuk memastikan kebutuhan para korban gempa terpenuhi. Ini bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat," ujar Hadiat.
Dengan turun langsung ke lokasi bencana bahkan menginap bersama warga korban gempa, lanjut dia, Bupati Bandung dapat mengetahui langsung apa yang dibutuhkan masyarakat. Sehingga langkah-langkah konkret pun dapat langsung diambil saat itu juga.
"Kami melihat berbagai kebutuhan pengungsi seperti tenda darurat, kebutuhan air bersih, air minum, selimut, hingga kebutuhan bayi dan perempuan, semuanya sudah disediakan dengan baik oleh Pemkab Bandung," kata Hadiat.
Hingga saat ini, DPC PKB Kabupaten Bandung telah menggelontorkan bantuan berupa 1,5 ton beras, 250 dus mie instan, 300 dus air kemasan, 50 dus minyak goreng, 1,5 kuintal telur, 15 dus roti serta kebutuhan lainnya berupa obatan-obatan hingga kebutuhan bayi dan perempuan.*
Artikel Terkait
Gempa Rusak Sekitar 1.400 Rumah di Desa Cibeureum Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung, Kang DS Turun Langsung Temui Korban
Anggota DPR RI H Cucun Tinjau Lokasi Gempa di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung