"Penyediaan layanan kesehatan saat ini didukung oleh lebih dari 23.000 tenaga medis yang tersebar di 42 rumah sakit dan 82 puskesmas di seluruh kota," ungkapnya.
Selain itu, inovasi di bidang pelayanan publik juga terus berkembang, dengan kehadiran Mal Pelayanan Publik sejak tahun 2022 yang telah menyediakan 271 layanan dari 28 tenant, serta aplikasi "Bandung Sadayana" yang mempermudah akses layanan bagi masyarakat.
Pemkot Bandung juga terus mendorong pertumbuhan ekonomi melalui reaktivasi destinasi wisata, seperti program Braga Beken, serta pengembangan destinasi wisata di wilayah Bandung Timur.
Baca Juga: Ada West Java Tourisme Talks di Situ Bagendit, Garut, Penyelenggaranya Perwakilan Bank Indonesia
Selain itu, proyek Bandung Inter Urban Toll Road (BIUTR) juga telah diinisiasi untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan konektivitas antar daerah.
Berbagai program yang ditelurkan Pemkot Bandung telah membuahkan 461 penghargaan selama lima tahun terakhir. Namun, Ia menegaskan bahwa penghargaan bukanlah tujuan utama, melainkan motivasi untuk terus memberikan layanan terbaik.
"Tentunya penghargaan ini bukanlah tujuan utama, namun menjadi motivasi dan semangat kami untuk terus memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat," tuturnya.
Sebagai informasi, pada peringatan HJKB ke-214 pula Pj Wali Kota Bandung menyerahkan 105 penghargaan baik bagi kewilayahan maupun masyarakat dari berbagai event yang digelar.***
Artikel Terkait
Sambut Pawai Kendaraan Hias 15 September 2024, Dishub Kota Bandung Siapkan Kantong Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas
Waspadai Cuaca Ekstrem! Warga Kota Bandung Harus Siaga Hadapi Potensi Bencana Seperti Pohon Tumbang
Ada yang Seru di Kota Bandung Akhir Pekan Ini, Saksikan Pawai Kendaraan Hias Sambut HJKB ke 214
Komitmen Forkopimda Kota Bandung Kawal Tahapan Pilwalkot 2024 Berlangsung Kondusif
H. Asep Mulyadi Dilantik Jadi Ketua DPRD Kota Bandung, Siap Dengarkan Aspirasi Masyarakat