VIEWJABAR.COM - Seorang guru honorer berinisial K di sebuah SMP di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, Jawa Barat ditangkap polisi karena diduga melecehkan siswi berusia 14 tahun.
Peristiwa pelecehan siswi sekolah itu, terjadi pada bulan Juli 2024 dan baru dilaporkan ke polisi pada 6 Oktober 2024.
Korban, yang diketahui bernama ASA, menceritakan kejadian tersebut kepada keluarga dan pihak kepolisian.
Menurut keterangan korban sebagaimana dikatakan polisi, kejadian bermula saat pelaku memanggil korban yang sedang menjaga warung bakso.
Baca Juga: PJ Bupati Garut Hadiri Fun Walk HUT ke-69 Polantas, Ucapannya Membuat Polisi Senang
Pelaku saat itu memeluk, mencium, dan meraba bagian tubuh korban.
“Pelaku juga memasukkan tangannya ke area kewanitaan korban,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Oliestha Ageng Wicaksana, saat konferensi pers pada Selasa 15 Oktober 2024.
Setelah kejadian, pelaku mengancam korban agar tidak menceritakan kejadian tersebut dan memberikan uang Rp. 10.000.
Baca Juga: Pelaku Curanmor di Jatinangor Sumedang Terpaksa Ditembak Polisi Karena Melawan
Namun korban yang merasa trauma akhirnya menceritakan kejadian ini kepada keluarganya, dan keluarga kemudian melaporkan kepada polisi.
Atas laporan tersebut, polisi telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban dan melakukan visum.
Tersangka K dijerat dengan Pasal 82 Ayat 2 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara, ditambah sepertiga menjadi 20 tahun penjara karena statusnya sebagai tenaga pendidik.
Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan seorang guru yang seharusnya menjadi panutan bagi anak didiknya.
Pihak kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi korban. ***
Artikel Terkait
Polisi Terjunkan 2120 Pasukan Amankan Debat Capres 2024, Ini Faktanya
DPO POLISI, Oknum Ustadz Berinisial OS (46) Tersangka Pencabulan dan Pemerkosaan Anak di Bawah Umur, Diamankan di Mapolres Purwakarta
Polres Garut Bongkar Aksi Kejahatan Libatkan Oknum Polisi Aktif, Ini Fakta
Viral, Tarkam Voli di Jatinunggal Sumedang Ricuh, Polisi Lepaskan Tembakan Peringatan, Ini Penyebabnya
Pelaku Curanmor di Jatinangor Sumedang Terpaksa Ditembak Polisi Karena Melawan
PJ Bupati Garut Hadiri Fun Walk HUT ke-69 Polantas, Ucapannya Membuat Polisi Senang