"Rencananya awal November 2024 ini, kami akan kembali menerima sisa logistik yang belum dari perusahaan percetakan dan penyedia jasa," ungkapnya.
Baca Juga: Bimtek Pemungutan Suara, Tungra dan Penerapan 'Sirekap' Digelar KPU Sumedang
Dan rencananya, lanjut Ogi, pada tanggal 9 November 2024 ini, logistik akan mulai didistribusikan ke masing-masing kecamatan, dan distribusi dari kecamatan ke desa akan dimulai pada 23 November 2024.
Selain itu, dalam arahannya dalam Apel Kesiapan itu, Ogi menegaskan kepada para peserta apel, untuk senantiasa menjaga netralitas sebagai penyelenggara.
"Para peserta apel ditekankan untuk berhati-hati dalam berinteraksi dan berkomunikasi terutama di media sosial," katanya.
Para penyelenggara Pilkada kali ini, tambah Ogi, diharapkan berhati-hati dalam memposting setiap kegiatan, jangan sampai terindikasi menunjukan identik dengan salah satu pasangan calon.
Baca Juga: Luar Biasa! KPU Sumedang Gelar Sosialisasi Pilkada 2024 Besar-besaran di Pusat Kota
"Intinya harus tetap menjaga netralitas sebagai penyelenggara dan jangan sampai menunjukan kedekatan dengan salah satu calon," tegasnya.
Pada kesempatan itu pula, Ketua KPU Sumedang mengarahkan untuk terus mensosialisasikan "Madangan" yaitu mari datang ke tempat pemungutan suara.
"Ajak sebanyak-banyaknya masyarakat ke TPS pada saat pemungutan suara untuk mencoblos," katanya.
Dan ini, tambah Ogi, dilakukan agar angka partisipasi masyarakat dalam Pilkada Sumedang 2024 ini dapat mencapai target sebesar 83 persen.
"Kepanjangan "Madangan" ini, harapan dan doa dari kami penyelenggara, yaitu Aman, Damai dan Menyenangkan," pungkasnya.
Ogi mengaku bahwa Madangan ini terus digaungkan oleh seluruh adhoc penyelenggara Pilkada Serentak 2024.***
Artikel Terkait
Luar Biasa! KPU Sumedang Gelar Sosialisasi Pilkada 2024 Besar-besaran di Pusat Kota
Ini Harapan Tokoh Masyarakat Terkait Banyaknya Ujaran Kebencian Jelang Pilkada 2024