VIEWJABAR- kondisi Jabar baheula sangat jauh berbeda dengan sekarang, ke Bandung hanya bisa menggunakan perahu dan rakit.
Jika diibaratkan antara Jabar baheula dengan Jabar masa kini khususnya di Bandung bagai langit dan bumi.
Saat ini Bandung dikenal sebagai sorga, dan kota dengan sejuta keindahan. Akses jalan ke Bandung terus dibangun termasuk kereta cepat.
Karena keindahannya Bandung dikenal sebagai kota Paris Van Java dan juga sebagai kota Kembang, Bandung bagaikan sorga.
Baca Juga: Majalaya Kasohor Kota Kecamatan Kotoran Kuda, Ini Alasannya
Bandung mengalami kemajuan yang sangat pesat dari tahun ke tahunnya, dan termasuk daerah paling maju di Jabar. Dan menjadi surga bagi wisatawan.
jaman baheula, Bandung dikenal sebagai daerah neraka yang penuh dengan hewan buas termasuk masih banyak Badak dan Maung.
Bandung baheula lebih terkenal sebagai daerah pembuangan dan penjara bagi para pejabat dan tentara yang korup pihak Kompeni Belanda.
Di jaman baheula, Bandung belum termasuk daerah pemukim, kondisi alamnya masih berupa hutan belantara dan danau yang masih menyeramkan.
Baca Juga: Tragedi Halloween Korea Selatan Tewaskan 151 Orang, 19 di Antaranya WNA, Adakah Warga Indonesia?
Padahal daerah lain di Jabar seperti Cianjur, Ciamis dan Tasikmalaya sudah menjadi pusat peradaban dan pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.
Pada abad ke 16 saja Kota Bandung baru dihuni oleh 25 sampai 30 rumah saja. Dan masih belum menarik untuk dijadikan permukiman.
Seorang mata mata Kompeni Belanda yang disebut Mardjiker yang memiliki nama Juliaen de Silva pada tahun 1641 membuat laporan tentang kondisi Bandung.
Juliaen menyebutkan di Bandung pada tahun 1641 dihuni oleh 25 sampai 30 rumah saja dan disebut sebagai negeri Bandung.
Artikel Terkait
Presiden AS Joe Biden akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya
Setumpuk Prestasi Erina Gudono Calon Istri Kaesang, Berikut Pendidikan dan Sederet Beasiswa yang Diraihnya
Terungkap Kepemilikan Saham Raffi Ahmad di Arema FC, Akankah Jadi Presiden Klub Gantikan Juragan 99?
Hibah Jepang, 200 Vial Fomepizole Obat Gagal Ginjal Akut Tiba di Indonesia, 1 Vial Cukup Berapa Pasien?
Tragedi Halloween Korea Selatan Tewaskan 151 Orang, 19 di Antaranya WNA, Adakah Warga Indonesia?
Majalaya Kasohor Kota Kecamatan Kotoran Kuda, Ini Alasannya