Dan yang menyeramkan tidak ada akses jalan yang memadai untuk bisa sampai ke Bandung, jalan satu satunya menyusuri sungai Cimanuk dan sungai Citarum.
Ke Bandung sama sekali belum ada akses jalan yang bisa dilalui kuda apalagi kendaraan bermesin, jalan satu satunya adalah menggunakan perahu atau rakit.
Kisah Bandung baheula itu dilansir Viewjabar.com dari buku berjudul Wajah Bandoeng Tempo Doeloe karya Haryoto Kunto yang terbit pada tahun 1984.
Jadi Bandung baheula sama sekali jauh berbeda jika dibandingkan dengan Bandung saat ini bagai bumi dan langit. Dulu neraka sekarang surga.***
Artikel Terkait
Presiden AS Joe Biden akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya
Setumpuk Prestasi Erina Gudono Calon Istri Kaesang, Berikut Pendidikan dan Sederet Beasiswa yang Diraihnya
Terungkap Kepemilikan Saham Raffi Ahmad di Arema FC, Akankah Jadi Presiden Klub Gantikan Juragan 99?
Hibah Jepang, 200 Vial Fomepizole Obat Gagal Ginjal Akut Tiba di Indonesia, 1 Vial Cukup Berapa Pasien?
Tragedi Halloween Korea Selatan Tewaskan 151 Orang, 19 di Antaranya WNA, Adakah Warga Indonesia?
Majalaya Kasohor Kota Kecamatan Kotoran Kuda, Ini Alasannya