VIEWJABAR - Banyak yang berkata kentut jangan ditahan tahan, jadi ketika ingin kentut keluarkan saja.
Namun kadang kadang kentut sering ditahan apalagi saat sedang bersama banyak orang karena khawatir dengan bunyinya.
Lalu benarkah menahan ketut bisa berbahaya untuk kesehatan tubuh, dan apa dampaknya jalan jangka panjang jika sering menahan kentut.
Baca Juga: Ekonomi Global Tahun 2023 Melambat, Hanya Tumbuh 1,9 Persen, Dewan Keamanan PBB Ungkap Penyebabnya
Direktur neurogastroenterologi dan motilitas di Lenox Hill Hospital Elena Ivanina, DO, MPH menjelaskan tentang dampak menahan kentut.
Kentut itu cara tubuh mengeluarkan gas yang ada dalam saluran pencernaan, karena tubuh ini memiliki gas pada saluran pencernaan yang menumpuk.
Ada dua cara yang tubuh lakukan untuk mengeluarkan gas yang menumpuk dalam tubuh yakni melalui sendawa dan juga kentut.
Baca Juga: Logo Hari Jadi ke-210 Kabupaten Garut Dikenalkan ke Masyarakat
Direktur neurogastroenterologi dan motilitas di Lenox Hill Hospital Elena Ivanina, DO, MPH mengatakan ada banyak penyebab gas dalam usus.
Gas bisa masuk ke dalam tubuh kata Elena Ivanina bisa karena seseorang makan terlalu cepat atau mengunyah permen karet.
Selain itu juga karena microbiome menghasilkan gas saat memfermentasi serat dalam tubuh.
Ketika usus besar memecah makanan, maka akan menghasilkan gas seperti hidrogen, karbon dioksida, dan metana.
Baca Juga: Tiga Poin Usulan Persatuan Perangkat Desa Ini Dipelajari Mendagri Tito Karnavian, Apa Saja
Untuk itu gas yang ada dalam tubuh dan tidak dilepaskan melalui sendawa maka akan melewati saluran pencernaan ke tujuan akhirnya yakni anus menjadi kentut.
Artikel Terkait
Ini Yang Dilakukan Kuasa Hukum Saksi Subang, Achmad Taufan Soedirjo: Sy Izin Istirahat Tgl 28 Berangkat Umroh
KPU Garut Lantik 1, 326 Anggota PPS
Tingkatkan Disiplin dan Tanggung Jawab Kepada Siswa SMAN 1 Tasikmalaya, Buat Skenario Waktu
Keutamaan Bulan Rajab, Kata Ustadz, Nabi Muhammad SAW Meningkatkan Amalan Ini di Bulan Rajab
Cara Desa Tobongjaya Tasikmalaya Dorong Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Harus Ditiru
Tiga Poin Usulan Persatuan Perangkat Desa Ini Dipelajari Mendagri Tito Karnavian, Apa Saja
Logo Hari Jadi ke-210 Kabupaten Garut Dikenalkan ke Masyarakat
Ekonomi Global Tahun 2023 Melambat, Hanya Tumbuh 1,9 Persen, Dewan Keamanan PBB Ungkap Penyebabnya