Kawasan Warpat Direlokasi ke Rest Area Gunung Mas Bogor, Ivan Pramudia :Kunci Kios Sudah Dibagikan ke Pedagang

photo author
Asof, View Jabar
- Jumat, 6 Oktober 2023 | 13:43 WIB
Camat Cisarua, Ivan Pramudia (Kaos putih paling ujung) saat memberikan penjelasan kepada para pedagang warpat, terkait rencana pemerintah merelokasi pedagang warpat,  di lokasi warpar Puncak Cisarua Bogor Jumat, 6 Oktober 2023 (Dok. Kecamatan Cisarua)
Camat Cisarua, Ivan Pramudia (Kaos putih paling ujung) saat memberikan penjelasan kepada para pedagang warpat, terkait rencana pemerintah merelokasi pedagang warpat, di lokasi warpar Puncak Cisarua Bogor Jumat, 6 Oktober 2023 (Dok. Kecamatan Cisarua)

VIEWJABAR - Warpat merupakan pusat jajanan dan oleh - oleh di kawasan puncak Bogor, sejak tahun 2000-an pusat jajanan ini sudah bediri, hingga kini hampir 23 tahun dan  sudah jadi ikon Puncak.

Pusat jajanan dan oleh - oleh Warpat, selalu ramai dikunjungi pengunjung saat liburan weekend maupun liburan panjang. Karena di kawasan Warpat apa saja yng dibutuhkan pengunjung itu ada.

Kini Warpat terancam di relokasi pemerintah ke rest area gunung mas puncak. Namun para padagang atau pemilik kios menolak rencana direlokasi.

Baca Juga: GEGER ! Wanita Berinisial (FS) Baru Menikah Minggat dari Rumah , Mustofa : Dijemput Ojeg Online atau Siapa ?

Ada 16 pedagang yang telah lama menjalankan usaha mereka di Warpat, kini harus berhadapan dengan pemerintah Kecamatan Cisarua maupun maupun Kabupaten Bogor yang akan merelokasi ke Rest Area Gunung Mas.

Pada awalnya para pedagang Warpat merasa aman, karena sudah menjadi bagian penting dari identitas Puncak Bogor. Dan tidak akan direlokasi ke tempat baru di Rest Area Gunung Mas.

"Info dari Pemerintah Kabupaten awalnya Warpat tidak akan direlokasi ke Gunung Mas," kata Abah Oman, pengelola Warpat kepada media beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Minta Dibelikan Bakso Sama Suami, Izin Ke Mertua Beli Es, Wanita Muda Baru Sebulan Menikah Langsung Menghilang

Namun pada Jumat, 29 September 2023 lalu, pedagang Warpat tiba - tiba mendapat surat pemberitahuan dari Kecamatan Cisarua yang menyatakan bahwa mereka harus direlokasi.

"Ya pada Jumat kemarin tiba - tiba kita disodorkan surat pertama, kalau warpat harus direlokasi, kita bingung ya, kok terkesan mendadak, padahal awalnya tidak," ujarnya.

Menurut Abah Oman, meskipun mendapat surat, pihaknya menolak untuk direlokasi, sebab biar bagaimanapun Warpat sudah menjadi salah sati ikon Puncak, sudah dikenal wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga: Anda Penyuka Alpukat atau Ikan Salmon? Yu, Kita Bongkar Manfaatnya, Benarkah Jaga Kesehatan Jantung?

"Kami menolak karena untuk keberlangsungan hidup kami, Warpat sudah dikenal banyak orang gak mungkin kami lepas begitu saja," tegasnya.

Sementara Camat Cisarua, Ivan Pramudia yang dihubungi Viewjabar via Ponselnya Jumat, 6 Oktober 2023 siang mengatakan, penolakan itu hal wajar karena ada informasi yang belum nyambung antara keinginan pedagang dengan program pemerintah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asof

Sumber: Wawancara, Instagram @infopuncak.bgr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X