Antisipasi Bencana, Pemkab Bogor Siapkan 298 Ton Stock Beras, Meskipun Petani Gagal Panen atau Puso !

photo author
Asof, View Jabar
- Rabu, 11 Oktober 2023 | 11:17 WIB
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor optimis stock persediaan beras dapat memenuhi kebutuhan masyarakat disaat musim kemarau banyak petani yang gagal panen atau puso (Instagram @infobogor)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor optimis stock persediaan beras dapat memenuhi kebutuhan masyarakat disaat musim kemarau banyak petani yang gagal panen atau puso (Instagram @infobogor)

VIEWJABARPemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, Menyiapkan stock beras hingga 298 ton untuk mengantisipasi bencana kekeringan yang menyebabkan terjadinya gagal panen.

Stock beras tersebut disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mengingat kemarau yang berkepanjangan, dikhawatirkan terjadi bencana kekeringan dan berdampak pada gagal panen. 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Asep Mulyana mengatakan, persediaan beras tersebut, bukan hanya untuk menghadapi bencana kekeringan saja, tetapi juga untuk mengantisipasi bencana lain.

Baca Juga: UPDATE : Perang Hamas dan Israel Kian Memanas, Sedikitnya 1.600 Tewas, 3.000 Kritis dan 2.000 Luka - Luka !

"Kami punya stock 298 ton beras untuk antisipasi kalau ada bencana alam seperti banjir, longsor, kebakaran atau korban puting beliung," ujarnya.

Asep juga mengaku, selalu berkoordinasi dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor, untuk memastikan persediaan beras aman di daerahnya.

"Ketersediaan pangan ada tim dari UPT (Unit Pelayanan Teknis) memeriksa kualitas pangan atau beras yang dipasarkan," kata Asep.

Baca Juga: Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran Seleksi CASN 2023, Ada Kesempatan Hingga Pukul 23.59 WIB, Segera Daftar !

Sementara Plt Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor Tatang Mulyadi mengungkapkan sawah seluas 221 hektare yang dikelola 41 kelompok tani mengalami gagal panen atau puso.

"Sawah yang dikelola 41 kelompok tani, saat ini mengalami gagal panen atau puso," tuturnya.

Sawah yang mengalami gagal panen itu tersebar di 11 kecamatan, yakni Cibungbulang, Cileungsi, Citeureup, Gunungputri, Jasinga, Klapanunggal, Nanggung, Pamijahan, Rumpin, Sukamakmur dan Kecamatan Tenjo.

Baca Juga: Focus Group Discussion : Banyak Komite & Kepala Sekolah Salah Dalam Meminta Partisipasi Kepada Orang Tua Siswa

"Ya ada 11 kecamatan di Kabupaten Bogor, yang mengalami gagal panen akibat kekeringan," katanya

Kabid Perlindungan dan Pelayanan Usaha Distanhorbun Kabupaten Bogor, Judi Rahmat optimistis dapat memenuhi kebutuhan beras untuk masyarakat Kabupaten Bogor, meskipun seluas 221 hektare tanaman padi sawah mengalami puso.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asof

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X