UPDATE : Perang Hamas dan Israel Kian Memanas, Sedikitnya 1.600 Tewas, 3.000 Kritis dan 2.000 Luka - Luka !

photo author
Asof, View Jabar
- Rabu, 11 Oktober 2023 | 10:17 WIB
Pemukiman warga di Rimal tepi barat Palestina hancur dan terbakar setelah dihantam rudal pasukan zionis Israel beberapa waktu lalu (Instagram @infojawabarat)
Pemukiman warga di Rimal tepi barat Palestina hancur dan terbakar setelah dihantam rudal pasukan zionis Israel beberapa waktu lalu (Instagram @infojawabarat)

VIEWJABAR - Perang Hamas dan Israel yang terjadi Sabtu pekan lalu kini semakin memanas. Akibat konflik tersebut, puluhan rumah warga, gedung perkantoran, rumah sakit menjadi sasaran rudal Israel.

Akibat peristiwa tersebut, rumah warga, gedung perkantoran rumah sakit dan lain - lain hancur rata dengan tanah. Dan menimbulkan banyak korban jiwa dan luka - luka.

Serangan rudal pasukan Israel ke permukiman warga di Rimal Palestina, dan gedung bertingkat, serangan juga diarahkan ke perahu karet milik Hamas, sedikitnya lebih dari 1.600 orang tewas.

Baca Juga: Hari Ini Batas Akhir Pendaftaran Seleksi CASN 2023, Ada Kesempatan Hingga Pukul 23.59 WIB, Segera Daftar !

Otoritas kesehetan Palestina menyebutkan sebanyak 687 orang tewas akibat perang, dan lebih dari 3.000 orang kritis

Sementara itu, warga Israel dalam peristiwa perang tersebut, sedikitnya 900 orang tewas dan 2.000 orang lainnya terluka.

Hingga saat ini pasukan Israel masih terus membombardir infrastruktur yang dikuasai Hamas wilayah tepi barat Palestina.  

Baca Juga: Focus Group Discussion : Banyak Komite & Kepala Sekolah Salah Dalam Meminta Partisipasi Kepada Orang Tua Siswa

Diberiatakan sebelumnya, akibat serangan Israel ke Palestina, sejumlah inftra struktur bangunan, termasuk salah satunya bangunan rumah sakit Indonesia yang berada di jalur Gaza mengalami kerusakan.

Rumah sakit Indonesia di jalur Gaza Palestina terkena serangan udara militer Israel, selain mengakibatkan bangunan rumah sakit itu hancur juga mengakibat 1 tenaga medis meninggal dunia.

Kementerian Kesehatan Palestina menyebut, seorang tenaga medis tewas dan sejumlah orang mengalami luka - luka. Dan serangan itu menyebabkan hancur beberapa bagian rumah sakit.

Baca Juga: Musim Kemarau Membuat Petani dan Penjual Bibit Kampung Punclut Neglasari Meradang, Ekonomi Jadi Sulit !

Diketahui Rumah Sakit Indonesia di jalur Gaza Palestina, pertama kali dibuka pada 27 Desember 2015. Dan pembangunan rumah sakit tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Indonesia.

Pembangunan Rumah Sakit Indonesia menghabiskan dana sekitar US$ 9 juta. Kapasitas rumah sakit itu terdiri dari 110 tempat tidur. Dan lokasinya disebuah puncak bukit di luar Jablya, Kamp pengungsi terbesar di jalur Gaza.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Asof

Sumber: Instagram @InfoJawaBarat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X