Verifikasi dan Validasi Penyintas Gempa Magnitudo 4.9 Mulai Dilakukan Pemkab Garut

photo author
Aam Permana S, View Jabar
- Minggu, 22 September 2024 | 22:33 WIB
Pelaksanaan Rakor Pembahasan Penanganan Bencana Gempa Bumi di Wilayah Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi di Kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu 22 September 2024 (Diskominfo Garut)
Pelaksanaan Rakor Pembahasan Penanganan Bencana Gempa Bumi di Wilayah Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi di Kantor Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Minggu 22 September 2024 (Diskominfo Garut)

VIEWJABAR.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan dinas terkait, telah memulai proses verifikasi dan validasi (verval) terhadap penyintas gempa bumi magnitudo 4.9 yang mengguncang wilayah Garut pada Rabu 18 September 2024 lalu.

Hingga saat ini, BPBD Garut telah mendata 1.237 rumah terdampak yang sedang diverifikasi sejak Sabtu 21 September 2024. Hasil verifikasi ini akan diajukan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk pengajuan bantuan stimulan.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Garut, Aah Anwar Saefuloh, situasi di lapangan kini terkendali dengan didirikannya dapur umum dan tempat pengungsian.

Baca Juga: Di Pamengkang, Pj Bupati Garut Menerima Bantuan dari Yudia Ramli untuk Masyarakat Terdampak Gempa Bumi

Namun, sebagian besar warga terdampak memilih mengungsi secara mandiri ke rumah kerabat. "Kita tetap mendukung kebutuhan dasar para penyintas," ujar Aah.

Proses verval ini dilakukan di enam kecamatan yang terdampak gempa, yaitu Pasirwangi, Cisurupan, Cibiuk, Samarang, Sukareemi, dan Tarogong Kaler. Total rumah terdampak di Kecamatan Pasirwangi mencapai 1.136 unit, dengan jumlah kerusakan bervariasi di desa-desa lainnya.

Aah mengimbau masyarakat untuk bersabar sambil menunggu hasil verifikasi dan bantuan dari BNPB. Dia juga menegaskan bahwa kebutuhan dasar penyintas akan terus didukung selama proses ini berlangsung.

Baca Juga: Kementerian Desa PDTT Belum Lama Ini Menggelar Bimtek Desa Inklusif dan Akuntabilitas Sosial di Garut, Apa Itu?

BPBD masih menghitung total kerugian akibat gempa dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan dapat segera disalurkan kepada yang membutuhkan.

"Insya Allah, selama menunggu, kebutuhan dasar akan kami penuhi. Jika ada hal mendesak, silakan hubungi pos kami di Desa Barusari atau di Kantor Kecamatan Pasirwangi," tegas Aah.

Berdasarkan data BPBD Garut yang diperbarui pada Jumat 20 September 2024 pukul 16.30 WIB, gempa berkekuatan Magnitudo 4.9 ini berdampak pada 6 kecamatan dan 23 desa, dengan total 1.237 rumah terdampak.

Baca Juga: Persib Maung Bandung Siap Terkam Macan Kemayoran di Stadion Si Jalak Harupat

Berikut rinciannya:

-Kecamatan Pasirwangi: 1.136 rumah

-Kecamatan Cisurupan: 11 rumah

-Kecamatan Cibiuk: 1 rumah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Aam Permana S

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X