Waspada! Difeteri di Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut KLB, Bupati Rudy Gunawan Sebut Alasannya

photo author
Lina Herlina, View Jabar
- Selasa, 21 Februari 2023 | 20:17 WIB
Bupati Garut Rudy Gunawan menetapkan kasus Difteri yang terjadi di Kecamatan Pangatikan sebagai KLB (M. Rizky)
Bupati Garut Rudy Gunawan menetapkan kasus Difteri yang terjadi di Kecamatan Pangatikan sebagai KLB (M. Rizky)

VIEWJABAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut menetapkan kasus penyakit Difteri sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Difteri yang mewabah di Kabupaten Garut  kemudian disebut sebagai KLB tercantum dalam Surat Keputusan Bupati (Kepbup) Garut.

Kepbup Garut Nomor 100.3.3.2/KEP.91-DINKES/2023, tanggal 20 Februari 2023 tentang Penetapan KLB Penyakit Difteri.

Baca Juga: Bukan Hanya Enak, Ternyata Buah Kurma Memiliki Banyak Manfaat yang Jarang Diketahui, Simak Apa Saja?

Penetapan ini seiring merebaknya kasus penyakit Difteri di wilayah Garut, terutama di Kecamatan Pangatikan hingga Selasa 21 Februari 2023 tercatat 7 orang meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya dirawat.

Difteri sendiri merupakan penyakit menular akibat infeksi bakteri (Corynebacterium Diphteria) yang ditandai dengan gejala batuk akut, demam, lemas, dan pembengkakan kelenjar getah bening selaput lendir.

Bupati Garut Rudy Gunawan, mengatakan, salah satu penyebab merebaknya Difteri ini karena beberapa korban tidak divaksin lengkap untuk imunisasi Difteri.

Baca Juga: SDN 8 Singaparna Kabupaten Tasikmalaya Dibobol Maling, Kencleng Infaq Raib, Peristiwanya Kali Ketiga Terjadi

"Nah Difteri ini sudah dinyatakan KLB, jadi saya sudah tandatangani itu," kata Rudy Gunawan kepada wartawan di Garut, Selasa 21 Februari 2023.

Bupati menjelaskan, wabah Difteri sudah jatuh korban yaitu ada yang meninggal dunia. Dan itu diakibatkan mereka  tidak mendapatkan vaksin dari awal.

"Jadi daerah itu punya kepercayaan tidak perlu divaksin, harusnya kan dari awal divaksin," tuturnya.

Baca Juga: Astagfirullah! R Nyaris Bunuh Anak Kandungnya, Korban Sudah Aman, Seperti Apa Kronologinya, Simak Di Sini

Hal itu dikatakannya usai mengikuti peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2023 Tingkat Kabupaten Garut di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut.

Dari kejadian tersebut, imbuh Rudy, pihaknya akan melakukan vaksin Difteri kepada anak-anak yang ada di Kabupaten Garut, waktunya akan dilaksanakan hingga Oktober mendatang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Budi SK

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X