Sejumlah UKM Didorong Bisa Masuk Bursa Efek Indonesia, Ini Alasannya Menurut MenkopUKM Teten Masduki

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Kamis, 18 Juli 2024 | 11:11 WIB
Ilustrasi di Bursa Efek Indonesia. MenkopUKM Teten Masduki targetkan 10 UKM bisa melantai di BEI lewat IPO. (idx.co.id)
Ilustrasi di Bursa Efek Indonesia. MenkopUKM Teten Masduki targetkan 10 UKM bisa melantai di BEI lewat IPO. (idx.co.id)

"Jumlahnya saat ini 44 perusahaan dan sudah ada satu perusahaan promosi ke Papan Pengembangan pada November 2023. Sudah naik kelas," tutur Iman.

Menurutnya, perusahaan di Papan Akselerasi asetnya rata-rata mencapai di atas Rp10 miliar dan yang paling besar mencapai sekitar Rp250 miliar.

Baca Juga: Semakin Kokoh, PKB Keluarkan Surat Rekomendasi Pasangan Dadang Supriatna-Ali Syakieb Untuk Bertarung Pada Pilbup Bandung

Sementara itu, pelaku UKM yang memiliki aset di bawah angka tersebut dapat memanfaatkan fasilitas Securities Crowdfunding (SCF) untuk pembiayaan.

Selain itu, Iman menuturkan bahwa BEI juga telah memiliki IDX Incubator sebagai tempat untuk memfasilitasi perusahaan yang ingin mempelajari proses IPO. IDX Incubator saat ini sudah ada di Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

"Kami juga siap untuk menjembatani perkenalan dengan para profesi penunjang pasar modal yang akan mendukung proses IPO perusahaan, seperti underwriter, kantor akuntan publik, kantor hukum, notaris dan lainnya," ujarnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X