Sejumlah UKM Didorong Bisa Masuk Bursa Efek Indonesia, Ini Alasannya Menurut MenkopUKM Teten Masduki

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Kamis, 18 Juli 2024 | 11:11 WIB
Ilustrasi di Bursa Efek Indonesia. MenkopUKM Teten Masduki targetkan 10 UKM bisa melantai di BEI lewat IPO. (idx.co.id)
Ilustrasi di Bursa Efek Indonesia. MenkopUKM Teten Masduki targetkan 10 UKM bisa melantai di BEI lewat IPO. (idx.co.id)

VIEWJABAR.COM - Sejumlah Usaha Kecil Menengah (UKM) didorong agar bisa melantai atau masuk ke Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat initial public offering (IPO) atau penawaran umum perdana saham pada tahun ini.

Hal itu seperti disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Forum Pasar Modal yang diadakan oleh Kemenkop UKM dan BEI di Surabaya baru-baru ini.

Dalam kesempatan itu, MenkopUKM menargetkan 10 UKM bisa melantai di BEI melalui IPO dengan tujuan agar pelaku UKM bisa naik kelas dengan memperoleh pendanaan melalui pasar modal.

Baca Juga: Resep Makanan Berkuah Favorit Keluarga, Ayam Pangsit Kuah, Cocok Disantap Saat Udara Dingin

Meski tidak disebutkan secara rinci 10 UKM yang dimaksud, Teten memberikan alasan mengapa UKM perlu masuk ke bursa. "Kami bersama Bursa Efek Indonesia berupaya agar UKM lompat usahanya. Tidak terus-menerus kecil dan menengah," katanya seperti dilansir Antara dari laman resmi KemenkopUKM.

Dia menjelaskan bahwa Kemenkop UKM bersama BEI berkomitmen untuk menggencarkan langkah sosialisasi untuk mendorong pelaku UKM melantai di bursa.

Untuk itu, meurut Teten, pihaknya saat ini sedang mencoba menawarkan berbagai solusi bagi pelaku UKM untuk melaksanakan IPO, salah satunya dengan membentuk holding usaha.

Baca Juga: Kanker Prostat Menyingkir Bila Pria Banyak Konsumsi Sayuran Ini, Dijamin!

"Jadi usaha sejenis digabungkan supaya IPO sehingga ada akselerasi. Supaya cepat jangan sendiri-sendiri. Ini juga salah satu alternatif selain menggandeng investor," ujarnya.

Teten menilai IPO sangat penting dilakukan agar pelaku UKM dapat mengembangkan kapasitas usahanya menjadi usaha besar.

Papan Akselerasi

Direktur Utama BEI Iman Rachman menyebutkan hingga saat ini sudah ada 44 perusahaan aset skala kecil dan menengah yang melantai di bursa melalui papan akselerasi.

Baca Juga: Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa, Peran BPD Penting, Inilah Beberapa Tahapan yang Harus Jadi Perhatian!

Ia menjelaskan, sejak 2019 BEI sudah membuat suatu papan perdagangan khusus bagi perusahaan aset kecil dan menengah bernama Papan Akselerasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X