Ketika tidak makan makanan apapun dalam jangka waktu lama, tubuh akan mulai menyimpan kalori sebanyak mungkin dan bersiap menghadapi potensi kelaparan.
Baca Juga: Jadwal Sholat Hari ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Minggu 22 Oktober 2023
Ketika tingkat metabolisme melambat, tubuh akan beralih ke glukosa yang disimpan di otot sebagai sumber bahan bakar cadangan, yang secara efektif berarti otot akan terbuang sia-sia.
hal lainnya jika melewatkan sarapan pagi yaitu kadar hormon stres meningkat. Sarapan pagi dapat memberikan efek positif pada kortisol , ‘hormon stres’ utama yang diproduksi oleh kelenjar adrenal.
Kadar kortisol paling tinggi terjadi sekitar jam 7 pagi, oleh karena itu penting untuk makan sesuatu agar kadar hormon dapat kembali turun.
Baca Juga: Ketahuilah Akibat Konsumsi Daging Merah Berlebihan, Diabetes Tipe 2, Benarkah?
Ketika kadar kortisol terlalu tinggi, kemungkinan besar akan merasa cemas atau gelisah.
Selanjutnya saat melewatkan sarapan pagi adalah tingkatkan risiko penyakit jantung. Dengan melewatkan sarapan pagi secara teratur, maka akan lebih rentan terhadap penambahan berat badan dan peningkatan risiko aterosklerosis, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, obesitas, dan kolesterol tinggi.
Sebuah penelitian selama enam belas tahun menemukan bahwa pria yang melewatkan sarapan pagi, memiliki kemungkinan dua puluh tujuh persen lebih besar untuk mengalami serangan jantung atau penyakit jantung koroner sebagai penyebab kematiannya.***
Artikel Terkait
Tersangka D dan Y Terus Jalani Pemeriksaan, 3 saksi Kasus Pembunuhan Subang Hadir di Polda Jabar, Ada Apa
Inilah Peran Tersang D dalam Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Y Jadi Dalangnya, Benarkah?
Ketahuilah Akibat Konsumsi Daging Merah Berlebihan, Diabetes Tipe 2, Benarkah?
Jadwal Sholat Hari ini Kota Bogor dan Sekitarnya, Minggu 22 Oktober 2023
Jadwal Sholat Hari ini Kota Bandung dan Sekitarnya, Minggu 22 Oktober 2023
Jika Anda Penyuka Olah Raga Sore Hari, Ketahuila Manfaatnya
Raih Hasil Draw di Samarinda, Bojan: Ini Hasil yang Adil