Hindari Rasa Kesepian Jika Menerpa Diri Anda, Ancaman Parkinson Menanti

photo author
Tunggal Pratama, View Jabar
- Selasa, 24 Oktober 2023 | 06:35 WIB
Ilustrasi, jangan anggap enteng kesepian karena akan mengancam pada kesehatan tubuh (Pixabay)
Ilustrasi, jangan anggap enteng kesepian karena akan mengancam pada kesehatan tubuh (Pixabay)

Seorang penulis dalam penelitian itu bernama Antonio Terracciano, menyebutkan para peserta studi berusia antara 38 hingga 73 tahun. Sebanyak 54 persen di antaranya adalah perempuan.

Baca Juga: KETOK PALU ! Mahkamah Konstitusi (MK) Menolak Seluruh Gugatan Batas Maksimal Usia Capres - Cawapres

Kesepian lebih umum dialami oleh kaum perempuan, yaitu orang yang berusia lebih muda, orang dengan tingkat pendidikan lebih rendah serta orang yang memiliki kondisi kesehatan mental dan fisik tertentu.

Setelah memperhitungkan faktor risiko penyakit parkinson, seperti genetika dan kondisi kesehatan lainnya, orang yang kesepian masih mengalami peningkatan risiko sebesar 25 persen.

Terracciano yang merupakan profesor di Departemen Geriatri di Florida State University College of Medicine mengatakan hubungan antara kesepian dan penyakit parkinson konsisten pada jenis kelamin dan usia.

Baca Juga: Pemerintah Indonesia Mendapat Tambahan Kuota Haji dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi Sebanyak 20.000 Jemaah !

Namun, para ahli mencatat beberapa kemungkinan keterbatasan penelitian terkait kualitas data.

Data yang ada mungkin tidak tepat karena diagnosis yang salah. Bisa juga, diagnosis mungkin terlewat jika seseorang tidak memeriksakan diri ke dokter dan menunjukkan gejala. Selain itu, mungkin saja kesepian didefinisikan secara berbeda.

Secara umum, penelitian tersebut hanyalah eksplorasi atau titik awal yang membuktikan ada semacam hubungan antara kesepian dan kesehatan otak.

Baca Juga: HSN 2023: Bupati Irnadimyati Ajak Pejabat Pemkab dan Masyarakat Pandeglang Bersedekah Untuk Warga Palestine !

Salah satu gagasan yang mungkin adalah bahwa kesepian adalah gejala awal penyakit Parkinson.

Para peneliti menduga bahwa kesepian bisa berhubungan dengan penyakit parkinson pada tingkat yang sama seperti kecemasan, apatis, kelelahan, dan depresi.

Namun, setelah memperhitungkan depresi dalam analisis, kesepian masih dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit.

Baca Juga: Tersangka D Awasi Suasana Sekitar, Tersangka Y Perintah D Ada di Garasi Mobil

"Kami pikir tekanan emosional yang terkait dengan kesepian inilah yang menjadi faktor penyebabnya. Perasaan tertekan ini dapat mengikis kemampuan otak untuk melawan faktor genetik, atau hal lain yang dapat menyebabkan penyakit Parkinson," ucap Terracciano. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tunggal Pratama

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X