Antrean panjang warga untuk membeli obat obatan di apotek tersebut tidak jauh beda dengan yang terjadi di tempat tes PCR di Beijing pada Minggu 4 Desember lalu.
Baca Juga: Portugal Vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2022 Nanti Malam, Ini Catatan Perjalanan Kedua Tim
Sementara itu, beberapa rumah sakit di Beijing China dikabarkan kewalahan menerima pasien yang ingin berobat.
Warga yang berobat ke rumah sakit karena mengalami batuk batuk dan demam pada Jumat malam akibat cuaca ekstrem.
Sebelumnya Otoritas Beijing sudah menghapus kewajiban tes negatif PCR bagi warga yang hendak mengakses transportasi publik.
Baca Juga: Pemkab Garut Dukung Migrasi Kendaraan Konvensional ke Listrik, di Pendopo Berdiri SPKLU
Penghapus tersebut juga berlaku bagi warga yang hendak ke pusat perbelanjaan, tempat keramaian, dan rumah sakit.
Selain itu pihak Otoritas Beijing juga mempermudah akses warga untuk mendapatkan obat-obatan di apotek dan juga toko obat.
Sedangkan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nasional China (FDA) mewajibkan para produsen farmasi untuk memenuhi persyaratan produksi dengan mempertimbangkan kualitas dan keamanan obat-obatan bagi terapi kesehatan.
Baca Juga: Cara Membuat Mie Tanpa Mesin, Gampang dan Cepat, Bunda Bisa Langsung Praktek di Rumah
Deputi Direktur FDA Huang Guo menjelaskan sejak maraknya COVID-19 di China, Otoritas pengawasan obat do semua tingkatkan sudah bekerja keras.
Itu dilakukan untuk memastikan kualitas, keamanan, dan pasokan vaksin juga obat terapi untuk COVID-19.
Hal ini sengaja dilakukan karena tingginya kebutuhan warga terhadap obat obatan, sehingga kualitasnya harus terjamin.
Masyarakat harus mendapatkan obat obatan yang terjamin kualitas dan keamanan obatnya agar bisa segera sehat kembali seperti semula. ***
Artikel Terkait
Kris Wu Artis China Terkenal Dipenjara 13 Tahun Atas Tuduhan Perkosaan, Didenda Rp 1,4 Triliun
Kris Wu Aktor China Ternama Divonis 13 Tahun Penjara, Ini Sederet Film yang Dibintanginya Masuk Box Office
Shanghai Disneyland Resorts China Tutup Sementara Mulai Selasa, 29 November 2022, Ini Penyebabnya
Luar Biasa, Bangau Langka di Dunia Ini, Singgah di Cagar Alam Nasional Yunnan China, Jumlahnya Mencengangkan
President China Xi Jinping Akan Bertemu Raja Arab, Salman bin Abdulaziz Al Saud,, Ini yang Akan Dibahas