Tahun 2022 Merupakan Tahun Terhangat ke lima Dalam Sejarah Menurut Nasa, Tahun 2023 Bagaimana?

photo author
Silmi Kaffatan, View Jabar
- Jumat, 13 Januari 2023 | 18:33 WIB
Suhu bumi pada tahun 2022 merupakan terhangat kelima dalam sejarah sesuai dengan laporan NASA. Foto / Pixabay / catazul /
Suhu bumi pada tahun 2022 merupakan terhangat kelima dalam sejarah sesuai dengan laporan NASA. Foto / Pixabay / catazul /

VIEWJABAR - Tahun 2022 lalu menurut Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) Amerika Serikat merupakan tahun terhangat.

Bahkan pada tahun 2022 ini merupakan tahun terhangat kelima dalam sejarah dengan rata rata suhu permukaan Bumi sama dengan rata rata suhu pada 2015 lalu.

Analisis NASA mengenai tahun 2022 merupakan tahun terhangat kelima dalam sejarah yang dirilis NASA pada Kamis 12 Januari 2023.

Baca Juga: Susah Kaya, Hidup Terasa Terjepit, Rubah Kebiasaan Ini, Kata Ustadz Allah Akan Mudahkan Segalanya

Kondisi suhu Global pada tahun 202 tercatat 1,6 derajat Fahrenheit atau 0,89 derajat Celsius di atas rata rata untuk periode dasar NASA tahun 1951 sampai 1980.

Hal ini terjadi karena tren pemanasan jangka panjang planet Bumi ini sehingga menyebabkan suhu Global menjadi naik dan tahun 2022 merupakan tahun terhangat.

Hal itu dijelaskan oleh para ilmuwan dari Goddard Institute for Space Studies (GISS), pusat pemodelan iklim terdepan NASA.

Baca Juga: Tips Bougenville Dijadikan Tanaman Hias Bonsai, Ini Caranya, Luar Biasa Menakjubkan

"Tren pemanasan ini mengkhawatirkan," kata Administrator NASA Bill Nelson dilansir ViewJabar dari Antara Jumat 13 Januari 2023.

Terjadinya iklim yang hangat pada 2022 berpengaruh terhadap terjadinya kebakaran hutan angin topan semakin kencang, kekeringan dan level permukaan laut meningkat.

"Iklim kita yang menghangat telah meninggalkan jejak. Kebakaran hutan menjadi kian intensif, angin topan menjadi semakin kuat, kekeringan mendatangkan malapetaka, dan level permukaan laut meningkat." katanya.

Baca Juga: Menurut Penelitian Berkebun Bisa Mengurangi Risiko Kanker dan Penyakit Kronis

NASA terus memperkuat komitmennya untuk berkontribusi dalam mengatasi perubahan iklim yang terjadi sekarang ini

"Observatorium Sistem Bumi kami akan menyediakan data mutakhir untuk mendukung pemodelan, analisis, dan prediksi iklim guna membantu umat manusia menghadapi perubahan iklim planet kita," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Silmi Kaffatan

Sumber: ANTARA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X