Gempa bumi Turki dan Suriah terjadi pada Senin 6 Februari 2023 telah mengakibatkan ribuan bangun roboh, rumah sakit dan sekolah hancur.
Baca Juga: Gempa Bumi Turki, Presiden Erdogan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional
Warga Turki dan Suriah banyak yang kehilangan tempat tinggal setelah Turki diguncang gempa dahsyat dengan magnitudo 7,8.
Gempa bumi Turki yang terjadi kali ini merupakan gempa bumi yang paling mematikan di Turki sejak tahun 1999 lalu.
Upaya evakuasi terhadap korban gempa bumi Turki dan Suriah terhambat dengan kondisi cuaca yang terjadi di Turki sangat ekstrem.
Baca Juga: Tak Biasa Pisah Sambut Kepala SMAN 7 Saat Indonesia Raya Dikumandangkan, Ini Faktanya
Cuaca ekstrem ini juga telah membuat kondisi korban gempa bumi Turki semakin memperihatinkan, bahkan beberapa daerah sudah kehabisan bahan bakar dan tanpa listrik.
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu menyebutkan 48 jam ke depan merupakan momentum kritis dalam pencarian korban gempa Turki.
Hal ini terjadi karena suhu yang terjadi di Turki sangat ekstrem dan suhunya hampir di atas titik beku.***
Artikel Terkait
Kebakaran Hutan di Chile Meluas, 1.100 Warga Mengungsi, 23 Orang Meninggal Dunia
Korban Meninggal Akibat Gempa Turki Mencapai 1000 Orang, Gempa Susulan Terus Terjadi
Info Gempa Terkini, BMKG Sebut Banten, Guncangan Gempa Getarkan Muara Binaungeun Hari Ini, Magnitudo 5,2 KM
Gempa Turki Terasa ke Lebanon dan Suriah, Bangunan Pencakar Langit Ambruk, 20.426 orang Luka Berat
Gempa Bumi Turki, Presiden Erdogan Tetapkan 7 Hari Berkabung Nasional
Eintrcht Frankfurt Persulit Transfermarkt Pemain, Liverpool dan MU kandas Pinang Randal Kolo Muani
Info Gempa Terkini, BMKG Sebut Pulau Lombok, Guncang Lombok Utara Magnitudo 3,5 Hari Ini
Perumda AIr Minum Tirta Intan Garut Gelar Workshop dan Pelatihan K3