VIEWJABAR - Smart greenhouse berbasis Internet of Things (IOT) merupakan teknologi untuk mempermudah petani mengontrol jumlah nutrisi tanaman yang terkoneksi dengan Handphone.
Rumah petani Nelayan Nusantara (RPNN) menerima hibah alat IOT berbasis Smart greenhouse dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi untuk disalurkan kepada para petani.
Bantuan alat IOT smart greenhouse berbasis internet tersebut disalurkan Rumah Petani Nelayan Nusantara kepada para petani milenial dan gen Z.
Sekretais Jenderal (Sekjen) Rumah Petani Nelayan Nusantara, Abdurrokhim mengatakan, bantuan alat IOT ini berasal dari Kemenristek dan disalurkan kepada petani milenial dan gen Z, untuk membantu mengontrol jumlah nutrisi tanaman.
"Alat ini sangat membantu petani untuk mengontrol jumlah nutrisi tanaman serta mengontrol pH yang terkoneksi langsung dengan Handphone," katanya.
Petani Desa Cikarawang Terima Bantuan
Bantuan alat IOT smart greenhouse menurut Abdurrokhim, diserahkan kepada petani di desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Terutama petani muda dan gen Z.
Ketua Kelompok Pandawa Tani, Andi Kurniawan mengatakan, bantuan alat IOT smart greenhouse sangat membantu para petani di desa Cikarawang.
Dengan alat ini, nutrisi tanaman serta pH tanaman dapat diukur dengan pasti, sehingga berpengaruh terhadap produktivitas pertanian yang ditaman.
"Produktivitas tanaman yang kita tanam, mengalami peningkatan yang signifikan," tegasnya.
Advokasi smart greenhouse
Artikel Terkait
Minuman Ini Ternyata Baik Bagi Kesehatan Tubuh, Lemon dan Jahe Cocok di Saat Cuaca Tak Menentu, Ini Fakta
Sekolah Tani PKS, Mencetak Generasi Unggul Insan Pertanian dan Menguatkan Kelembagaan Petani
Musibah Kebakaran Melanda Dua Rumah Semi Permanen di Kabupaten Cianjur, Api Berhasil Dipadamkan Damkar Cianjur
UKF IPB University Kenalkan Teknik Identifikasi Burung Pemangsa di Desa Sukaharja, Kec Sukamakmur Kab. Bogor