VIEWJABAR - Gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada Senin 21 November 2021 lalu membuat proses belajar mengajar terganggu.
Banyak sekolah yang rusak akibat gempa bumi Cianjur dengan magnitudo 5,6 sehingga siswa tidak bisa menjalankan aktivitas belajar mengajar.
Namun mulai pekan depan, siswa korban gempa bumi Cianjur sudah bisa belajar kembali, Bupati Cianjur Herman Suherman jelaskan hal ini.
Baca Juga: Tingkat AKI dan AKB di Garut Tinggi, Lilis Aisyah Hadiana Siapkan 1000 Hari Sebelumnya!
Bupati Cianjur Herman Suherman menjelaskan mulai Senin pekan depan, proses belajar mengajar di lokasi terdampak gempa bumi bisa berjalan.
Untuk sekolah yang bangunannya tidak rusak dan masih laik untuk belajar mulai Senin 19 Desember 2022 sudah bisa melakukan aktivasi belajar mengajar.
Sedangkan sekolah yang bangunannya rusak akibat gempa bumi Cianjur pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan tenda darurat untuk ruang kelas.
Baca Juga: Oknum Wartawan dan Atlet Balap Sepeda Garut Terlibat Narkoba
Menurut Bupati Cianjur Herman Suherman, tercatat ada 540 sekolah yang rusak akibat gempa dan nyaris rata dengan tanah.
Untuk itu kata Bupati Cianjur, tenda darurat untuk ruang kelas sangat dibutuhkan agar proses belajar mengajar bisa berjalan seperti biasa.
"Saat ini yang sudah terpenuhi baru sekitar seratusan tenda, masih butuh banyak tenda untuk ruang kelas di sekolah yang rusak," kata Bupati Cianjur, Herman Suherman dilansir dari Antara Kamis 15 Desember 2022.
Baca Juga: Pemkab Garut Berikan Bantuan Rp 2 Juta per Bulan untuk Rohimah
Kata Bupati Cianjur, untuk sekolah yang mengalami rusak ringan sudah ada yang mulai melakukan proses belajar mengajar secara normal mulai pekan ini.
Jelas Bupati Cianjur, kegiatan belajar mengajar harus segara dilakukan, khawatir kalau terlalu lama belajar di tenda pengungsian akan menurunkan kualitas pendidikan.
Artikel Terkait
Mengenal Sesar Cugenang Penyebab Gempa Cianjur, Memanjang 9 Km Melintasi 9 Desa, Ini Desa-desa yang Terlewati
Baru Saja Kabupaten Cianjur Digetarkan Gempa Hari Ini Minggu 11 Desember 2022, Magnitudo 2,4
8 Korban Gempa Cianjur Masih Belum Ditemukan, Bupati Cianjur Herman Suherman Jelaskan Hal Ini
DAPM dan TKSK Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur
Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Jadi 600 Orang, Tercatat 335, Sisanya Keluarga Tidak Lapor
TKSK Kabupaten Tasikmalaya Salurkan Sumbangan bagi Korban Terdampak Gempa Cianjur
Data Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur Banyak yang Tidak Sesuai, BPBD Cianjur Lakukan Hal ini