Sejak bencana gempa bumi terjadi, siswa menjalani proses belajar mengajar di tenda tenda pengungsian.
Namun mulai Senin pekan depan, siswa sudah bisa melakukan proses belajar mengajar di sekolah dan tenda darurat yang dijadikan ruang kelas.
"Saya ingin warga Cianjur, segera bangkit dan kehidupan terutama pendidikan dapat kembali berjalan normal," kata Bupati Cianjur Herman Suherman.
Menurut Bupati Cianjur, untuk sekolah yang kondisinya rusak berat akan segera dibangun kembali.
Dan untuk sementara dibangun tenda untuk ruang kelas agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan normal.
Sementara itu di Kabupaten Cianjur terdapat 500 sekolah yang membutuhkan tenda untuk proses belajar mengajar.
Namun yang sudah terpenuhi baru 80 sekolah dengan 1 tenda untuk masing masing sekolah yang bisa digunakan untuk proses belajar mengajar.
Baca Juga: Berikut Ini Nomor Urut 17 Parpol Peserta Pemilu 2024
Agar proses belajar mengajar berjalan maka masih dibutuhkan sekitar 100 tenda lagi untuk dijadikan ruang belajar siswa.
Diharapkan para donatur bisa membantu kebutuhan tenda untuk ruang belajar siswa agar proses belajar mengajar berjalan normal.***
Artikel Terkait
Mengenal Sesar Cugenang Penyebab Gempa Cianjur, Memanjang 9 Km Melintasi 9 Desa, Ini Desa-desa yang Terlewati
Baru Saja Kabupaten Cianjur Digetarkan Gempa Hari Ini Minggu 11 Desember 2022, Magnitudo 2,4
8 Korban Gempa Cianjur Masih Belum Ditemukan, Bupati Cianjur Herman Suherman Jelaskan Hal Ini
DAPM dan TKSK Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya, Salurkan Bantuan Korban Gempa Cianjur
Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Jadi 600 Orang, Tercatat 335, Sisanya Keluarga Tidak Lapor
TKSK Kabupaten Tasikmalaya Salurkan Sumbangan bagi Korban Terdampak Gempa Cianjur
Data Rumah Rusak Akibat Gempa Cianjur Banyak yang Tidak Sesuai, BPBD Cianjur Lakukan Hal ini