'Suma' dan 'Sumi' Jadi Maskot Pilkada Sumedang, Ketua KPU Sumedang: Relasi Tahu dan Kujang Sapasang

photo author
Iwan Setiawan, View Jabar
- Minggu, 9 Juni 2024 | 09:21 WIB
Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi didampingi Komisioner KPU Sumedang saat menjelaskan Suma dan Sumi sebagai maskot Pilkada serentak 2024 pada Sabtu malam 8 Juni 2024 (Iwan Setiawan )
Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi didampingi Komisioner KPU Sumedang saat menjelaskan Suma dan Sumi sebagai maskot Pilkada serentak 2024 pada Sabtu malam 8 Juni 2024 (Iwan Setiawan )

ViewJabar.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumedang memperkenalkan jingle dan maskot untuk Pilkada Sumedang pada acara Launching Pilkada Serentak 2024, Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati di halaman Pusat Pemerintahan Sumedang pada Sabtu malam, 8 Juni 2024.

Ketua KPU Sumedang, Ogi Ahmad Fauzi mengungkapkan makna dan filosofi dibalik maskot itu. Suma dan Sumi berbentuk Tahu dengan Menara Kujang Sapasang.

"Yang membedakan ialah iket berwarna merah untuk Suma dan mahkota atau siger untuk Sumi," ujarnya.

Baca Juga: Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pj Bupati Sumedang Mengajak Stakeholder di Sumedang Meraih Kembali Adipura

Suma singkatan dari Sumedang Madangan yang artinya, harapan bahwa nanti Kepala Daerah yang terpilih akan menjadi sosok yang menerangi, menerangi artinya adalah memberikan harapan.

"Sedangkan Sumi singkatan dari Sumedang Milih, adalah ajakan bagi warga yang ada di Sumedang untuk datang ke TPS untuk memilih jadi datang ke TPS, memilih pemimpin yang nantinya akan mewujudkan harapan-harapan masyarakat," terangnya.

 

Suma dan Sumi, Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang 2024
Suma dan Sumi, Maskot Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang 2024 (TiNewss.Com)

Ketua KPU itu juga memaparkan filosofi dari dua maskot tersebut, Maskot itu tidak lepas dari Perda tentang Sumedang Puser Budaya Sunda.

Baca Juga: BPD di Sumedang Masih Banyak yang Belum Punya Sekretariat dan Ada Dugaan Pemotongan Insentif oleh Pemdes, FK BPD Lapor ke PJ Bupati Yudia Ramli

"Kami telah berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dewan Kebudayaan Sumedang (DKS) dan sangat terimakasih mendapatkan masukan dari DKS termasuk warna," ungkapnya.

Sedangkan untuk bentuk Tahu dan Kujang Sapasang, Ogi menjelaskan, Tahu ini adalah makanan khas Sumedang yang terkenal sebagai ikon Sumedang, dan setiap orang menyukai Tahu.

"Kita relasikan bahwa Pilkada itu adalah pesta rakyat, maka ketika pesta rakyat, itu harus memiliki keterlibatan yang banyak. Nah, Tahu itu kan banyak penikmatnya, banyak penyukanya, semakin banyak datang ke TPS dalam Pilkada, semakin legesi pemerintahannya, semakin banyak juga yang suka Tahu kan," tuturnya.

Baca Juga: Gempa 2,7 M Kembali Guncang Sumedang, BMKG Sebut Tak Berdampak Kerusakan Besar

Lalu ada Kujang Sapasang, lanjut Ogi, ini menunjukkan bahwa ada sosok ketegasan sosok Ksatria. Selain itu juga dikenal sebagai senjata rakyat.

"Kujang Sapasang juga, sebagai bentuk support kami, (KPU) Sumedang dengan adanya tempat wisata di Jatigede, yang harus terus dipromosikan sebagai kebanggaan masyarakat Sumedang," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aam Permana S

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X