Waspada Peredaran Uang Palsu atau Upal, Agar Aman Gunakan Saja Metode 3D Berikut Ini

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Sabtu, 22 Juni 2024 | 10:05 WIB
Ilustrasi lembaran uang rupiah. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap peredaran uang palsu atau upal. (Pexels/Ahsanjaya)
Ilustrasi lembaran uang rupiah. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap peredaran uang palsu atau upal. (Pexels/Ahsanjaya)

VIEWJABAR.COM - Masyarakat diminta agar tetap waspada terhadap peredaran uang palsu atau upal yang masih terjadi hingga saat ini.

Terbaru, berita soal penemuan uang palsu Rp22 miliar di Jakarta Barat. Kabar yang dilansir dari Antara ini menyebutkan bahwa aparat kepolisian telah menangani kasus tersebut.

Terkait masih terjadinya peredaran uang palsu atau upal, Bank Indonesia (BI) kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada dan melakukan pengecekan uang yang dimiliki.

Baca Juga: Griezmann Jadi Trending Topic dan Dicibir Netizen, Ini Penyebabnya Saat Laga Prancis vs Belanda di Grup D Euro 2024

Hal itu untuk mengantisipasi terhadap kemungkinan adanya peredaran uang palsu dengan menerapkan metode 3D, yakni dilihat, diraba dan diterawang.

Selain untuk memastikan keaslian mata uang rupiah, metode 3D itu juga demi keamanan dan kenyamanan bersama selama transaksi.

Dihimpun dari informasi BI, berikut teknik penerapan metode 3D tersebut:

Baca Juga: Olahan Tahu yang Bikin Anak Ketagihan, Resep Simple Bahan Sederhana Rasa Nikmat, Ok Buat Ide Jualan

- Dilihat: warna uang yang asli terlihat terang serta jelas, serta terdapat benang pengaman yang ditanam pada kertas dengan suatu garis melintang atau beranyam dan berubah warna.

- Diraba: pada setiap uang terdapat angka, huruf, burung garuda dan gambar utama, jika diraba akan terasa kasar atau dikenal sebagai cetak "intaglio".

- Diterawang: pada setiap uang terdapat tanda air berupa gambar pahlawan dan terlihat jelas bila diterawangkan ke arah cahaya atau biasa dikenal tanda air.

Baca Juga: ANTIGAGAL! Resep Martabak Terang Bulan Teflon, Pasti Sukses Bersarang Sempurna, No Bantat-bantat Club!

Dari terawangan itu terdapat huruf atau logo BI saling mengisi yang beradu tepat di muka dan belakang atau dikenal dengan "rectoverso".

Untuk menerapkan metode itu bisa memakai alat bantu sederhana yaitu dengan sinar matahari (UV) maupun kaca pembesar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X