VIEWJABAR.COM - Halaman Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) dipadati oleh keluarga yang menjemput jemaah haji asal Kabupaten Sumedang pada Rabu malam 26 Juni 2024, sekira pukul 20.00 WIB.
Isak tangis haru sejumlah keluarga jamaah yang telah menunggu sejak sore hari pecah, saat rombongan tiba dari Arab Saudi melalui Bandara Kertajati, Majalengka di halaman PPS.
Dibalik sukacita kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Sumedang, yang termasuk dalam kelompok terbang (kloter) 8 itu, ternyata menyisakan berita yang kurang menggembirakan.
Pasalnya, satu orang jamaah haji tertahan di Mekkah, Arab Saudi akibat terkendala paspor saat hendak terbang kembali ke Tanah Air.
Baca Juga: Kapolda Jabar Bagikan Ribuan Sembako di Desa Citali Sumedang Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 78
Plh.Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumedang, Muhammad Hanan menjelaskan permasalahan itu dihadapan sejumlah awak media.
"Alhamdulillah seluruh jemaah gelombang pertama, yang tergabung dalam kloter 8 asal Sumedang telah tiba di Sumedang," ungkapnya.
Hanan menyebutkan, jamaah haji yang datang hari ini semuanya sesuai dengan prediksi akan tiba di Sumedang pukul 20.00 WIB.
"Alhamdulillah seperti yang telah diperhitungkan sebelumnya bahwa jamaah haji ini akan tiba di Sumedang sesuai perkiraan dengan aman dan lancar," ungkapnya.
Begitu juga dengan personil petugas, terutama dari Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan dan Pramuka, menjadikan penyambutan kedatangan jemaah haji dengan aman, tertib dan lancar.
"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada petugas gabungan yang bertugas dalam kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Sumedang kali ini," katanya.
Namun, dari sejumlah 432 orang jamaah, beserta 8 orang pendamping ternyata ada salah seorang jemaah haji tak bisa ikut kembali, karena terkendala paspor.
"Mudahan-mudahan esok (hari ini.Red) sudah selesai dan bisa kembali ke Sumedang," katanya.
Baca Juga: Pj Bupati Sumedang: Program BSMSS Terbukti Timbulkan Multiplayer Efek Pembangunan di Desa
Artikel Terkait
Ongkos Haji Naik Rp 105 Juta, Ini Rinciannya ! Menag : Angka itu Baru Usulan Nanti Dikaji Lebih Dalam Oleh Panja BPIH, DPR dan Pemerintah
Pj Bupati Sumedang: Program BSMSS Terbukti Timbulkan Multiplayer Efek Pembangunan di Desa