Suhu Dingin Melanda Sebagian Besar Wilayah Pulau Jawa, Ini Ternyata Pemicunya Menurut BMKG

photo author
Ivan Warga, View Jabar
- Rabu, 17 Juli 2024 | 08:45 WIB
Ilustrasi suhu dingin. BMKG jelaskan penyebab suhu dingin tengah melanda sebagian besar wilayah di Pulau Jawa. (Freepik/asierromero)
Ilustrasi suhu dingin. BMKG jelaskan penyebab suhu dingin tengah melanda sebagian besar wilayah di Pulau Jawa. (Freepik/asierromero)

VIEWJABAR.COM - Fenomena suhu dingin tengah melanda sebagian besar wilayah di Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir ini.

Menurut BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), suhu dingin itu dipicu keberadaan Angin Monsun Australia dan posisi matahari yang berada di sisi utara bumi.

Disebutkan, Angin Monsun Australia (Timur) yang kering dan membawa sedikit uap air itu saat ini berhembus menuju benua Asia dengan melewati perairan Samudera Hindia.

Baca Juga: Kode Redeem Free Fire FF Susulan yang Valid dan Aktif 16 Juli 2024, Istimewa Kamu!

Berdasarkan analisa tim meteorologi BMKG, mendapati di saat yang bersamaan suhu permukaan laut di perairan Samudera Hindia juga dalam kondisi yang relatif lebih rendah.

Sehingga kondisi itu berpengaruh membawa suhu dingin pada wilayah Indonesia. Demikian disampaikan Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, seperti dikutip ViewJabar.com dari Antara.

Fenomena suhu dingin itu, menurut dia, dinilai BMKG merupakan situasi biasa terjadi pada medio Juli - Agustus (puncak musim kering) dan diprakirakan bisa terjadi hingga bulan September.

Baca Juga: Kode Redeem Free Fire FF Max Valid untuk 16 Juli 2024, Buruan Klaim Jangan Pakai Lama!

Guswanto menjelaskan, fenomena seperti itu akan menyasar wilayah bagian selatan ekuator atau khatulistiwa dalam hal ini, Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, yang terasa akan lebih dingin dari biasanya.

Namun biasanya Pulau Jawa akan lebih dingin karena bertopografi pegunungan atau dataran tinggi, seperti Banjarnegara Jawa Tengah (Dieng), Lumajang hingga Pasuruan di Jawa Timur (Semeru, Bromo), kemudian Wonosobo dan Temanggung (Gunung Sindoro - Sumbing) dan Lembang Bandung di Jawa Barat.

BMKG memprakirakan sejumlah wilayah tersebut dalam beberapa waktu ke depan masih bersuhu lebih dingin pada pagi, dengan titik minimumnya berlangsung pada malam hari.

Baca Juga: BAZNAS Sumedang Sosialisasikan Teknis Penggunaan Kartu TANGKIS, Ketua : Prinsip Tiga Aman

Posisi Matahari

Kondisi suhu dingin itu, turut dipengaruhi pula oleh posisi matahari yang sedang berada di belahan utara bumi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Sumber: ANTARA, BMKG

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X