Dikira Boneka, Remaja 14 Tahun di Pangadegan Rancakalong Temukan Korban Gandir di Tengah Ladang

photo author
Iwan Setiawan, View Jabar
- Sabtu, 20 Juli 2024 | 09:38 WIB
Sejumlah warga Dusun Cipaku Desa Pangadegan Kecamatan Rancakalong Sumedang berkumpul di sebuah dangau di tengah ladang sebelum evakuasi jenazah korban gandir yang ditemukan seorang remaja pada Jumat 19 Juli 2024 (Iwan Setiawan/ViewJabar.com)
Sejumlah warga Dusun Cipaku Desa Pangadegan Kecamatan Rancakalong Sumedang berkumpul di sebuah dangau di tengah ladang sebelum evakuasi jenazah korban gandir yang ditemukan seorang remaja pada Jumat 19 Juli 2024 (Iwan Setiawan/ViewJabar.com)

VIEWJABAR.COM--Warga Dusun Cipaku Desa Pangadegan, Kecamatan Rancakalong Sumedang dikejutkan dengan penemuan warganya yang tergantung di salah satu tiang sebuah rumah pada Jumat 19 Juli 2024.

Korban pertama kali ditemukan oleh saksi Adriansyah (14) warga Dusun Cipaku RT.02/01 Desa Pangadegan Rancakalong Sumedang, yang saat itu tengah bermain bersama teman sebayanya.

Ardi mengaku, jika sebelumnya menduga bahwa yang tergantung itu adalah sebuah boneka. Namun ternyata yang ia saksikan adalah orang yang tergantung dengan seutas tali kain.

Saksi pertama kali menemukan korban bernama DS alias Apd (27) warga Dusun Citangkalak Desa Sukahayu Kecamatan Rancakalong sekira pukul 15.30 WIB.

Baca Juga: BAZNAS Sumedang Sosialisasikan Teknis Penggunaan Kartu TANGKIS, Ketua : Prinsip Tiga Aman

Dengan penemuan itu, Saksi langsung memberitahukan kepada pengurus RT/RW setempat, dan menceritakan seorang laki-laki tergantung dengan seutas tali dari kain di sebuah saung tengah ladang.

Tak perlu waktu lama, warga lain pun berdatangan begitu pula aparat dari Babinsa dan Bhabinmas serta Kepala Desa Pangadegan dan Sukahayu.

Tim Inafis Polres Sumedang yang tiba di lokasi langsung melakukan identifikasi peristiwa gantung diri (Gandir) tersebut.

Petugas Inafis Polres Sumedang bersama aparat lainnya melakukan pemeriksaan terhadap korban. Menurutnya, dugaan sementara peristiwa gandir ini murni bunuh diri.

Baca Juga: Omek, Tukang Ojeg yang Tewas Gantung Diri Di Pohon Jambu

Kasi Tantribum Pol PP Rancakalong, Didin Supriadi, mewakili Camat Rancakalong mengatakan, peristiwa ini murni bunuh diri, sebab tidak terlihat ada bekas-bekas penganiayaan.

"Benar, ini murni gantung diri sebab petugas tidak menemukan bekas penganiayaan," katanya.

Adapun motif korban menghabisi nyawanya dengan menggantung diri, masih dicari penyebabnya.

Sementara itu keluarga korban yang berada di lokasi terlihat pasrah dengan kondisi itu, meskipun tak bisa diwawancarai, namun mereka mengisyaratkan menerima dengan ikhlas keadaan korban.

Baca Juga: 'Si Dara Puber' Diluncurkan, Sebagai Langkah Inovatif Dinas Sosial Sumedang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Aam Permana S

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X