VIEWJABAR.COM - Untuk mewujudkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menjadi pusat penerbangan umrah, Pemprov Jabar menjajaki kerjasama dengan sejumlah asosiasi dan perusahaan penyedia layanan perjalanan (travel) umrah dan haji.
Upaya itu diharapkan bisa berdampak positif dan luas untuk pertumbuhan ekonomi. BIJB dinilai memiliki keunggulan potensi untuk menjadi pusat penerbangan umrah nasional selain penerbangan komersil.
Hal itu seperti disampaikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin dalam keterangannya di Bandung, Rabu 31 Juli 2024.
Baca Juga: BRT Bandung Raya Akan Dibangun Bertahap Mulai Tahun 2025 Hingga 2027, Kemenhub Ungkap Tujuannya
"Kami optimistis, dengan beberapa fasilitas dan infrastruktur juga sudah mendukung, bahkan Menteri Perhubungan sudah mendukung BIJB sebagai pusat penerbangan umrah," katanya.
Sebagai langkah awal, Pemprov Jabar melakukan penjajakan dengan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umroh RI (Amphuri) yang pada Selasa 30 Juli 2024 melakukan Musyawarah Nasional (Munas) VI.
Dalam kesempatan itu, Bey Machmudin meminta Komisaris Utama BIJB Dedi Taufik, mengundang Amphuri dan asosiasi serupa untuk meninjau langsung bandara. Serta meminta untuk menjaga momentum positif embarkasi dan debarkasi jamaah haji beberapa waktu lalu yang berjalan baik.
"Jadi kami bayangkan, dari seluruh Indonesia, Makassar, Medan, ke Kertajati dulu untuk transit dan baru berangkat umrah atau haji," ucap Bey.
Sementara itu, Dedi Taufik yang juga Kepala Badan Pendapatan (Bapenda) Jabar mengaku siap melaksanakan tugas yang diberikan dan akan dilakukan selaras dengan upaya penambahan rute hingga pengurangan harga avtur untuk pesawat.
"Sebelumnya memang kami menargetkan segmen penerbangan umrah ditingkatkan. Potensinya terbuka. Dalam waktu dekat kami akan mengundang lagi Amphuri ke BIJB," tuturnya.
Selain itu, tambah dia, beberapa hari lalu pihaknya memfasilitasi gathering penyelenggara travel umrah dan haji dari asosiasi Garpuh. "Kami juga sudah bertemu dengan sejumlah agen travel. Ini akan terus berlanjut," ujarnya.
Dedi memiliki optimisme tinggi selepas BIJB sukses melayani penerbangan untuk 13.049 haji yang terbagi ke dalam 30 kloter dengan "On Time Performance" 100 persen.***
Artikel Terkait
Kuliner Favorit di Cianjur, Jawa Barat, Komplit dengan Alamat, Pas Dikunjungi di Akhir Pekan
8 Tempat Nongkrong Anak Muda di Bogor, Jawa Barat, Pas untuk Berakhir Pekan bersama Ayang, Apa Saja?
Jawa Barat Memiliki Potensi Besar Dalam Ekspor Kopi dan Kakao, Simak Datanya, Berikut Upaya Pemprov Jabar
BIJB Kertajati Berpotensi Dikembangkan Menjadi Bandara Khusus Haji dan Umrah, Ini Penjelasan Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin
Tingkat Pengangguran Terbuka di Jawa Barat Mencapai 6,91 Persen, Berikut Upaya Pemprov Jabar