Benahi PPBJ, Sejumlah PPK di Sumedang Ikuti FGD Mitigasi Risiko Pengadaan dan Kontrak Pekerjaan Konstruksi

photo author
Iwan Setiawan, View Jabar
- Kamis, 12 September 2024 | 20:58 WIB
Focus Group Discussion (FGD) Mitigasi Risiko Pengadaan dan Kontrak Pekerjaan Konstruksi digelar dalam rangka membenahi sistem PJB di Kabupaten Sumedang  (Iwan Setiawan/ViewJabar.Com)
Focus Group Discussion (FGD) Mitigasi Risiko Pengadaan dan Kontrak Pekerjaan Konstruksi digelar dalam rangka membenahi sistem PJB di Kabupaten Sumedang (Iwan Setiawan/ViewJabar.Com)

VIEWJABAR.COM - Sekretaris Daerah Sumedang membuka sekaligus menjadi Narasumber pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) “Mitigasi Risiko Pengadaan dan Kontrak Pekerjaan Konstruksi”. 

Dengan mengambil tempat di Aula Tampomas kompleks Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) pada Senin 9 September 2024, kegiatan itu diselenggarakan oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Sumedang, dan dihadiri para peserta PPK berasal dari SKPD dan Pokja pemilihan serta pejabat pengadaan.

Menurut, Plt. Kabag Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Sumedang Budi Lesmana mengatakan, kegiatan ini dalam rangka FGD Mitigasi Risiko pengadaan dan Kontrak Pekerjaan Konstruksi. 

"Alhamdulillah baru tahun ini bagian PBJ bisa melaksanakan kegiatan dengan mendatangkan narasumber tingkat nasional yaitu Bapak Mudji Santoso," ujarnya.

Baca Juga: Muprov Kadin Jabar Dilaksanakan di Garut, Siap-siap Memilih Ketua Umum

Harapan ke depan, sambung Budi, pengadaan barang dan jasa di Sumedang lebih baik dari segi penganggaran. Baik segi pekerjaan dan segi kemanfaatan bagi masyarakat.

Budi Lesmana menuturkan maksud dari pelaksanaan FGD ini, yaitu untuk memberikan pemahaman kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pokja pemilihan/Pejabat Pengadaan bahwa pada proses pelaksanaan pengadaan barang/jasa seringkali berpotensi timbulnya risiko-risiko yang dapat berdampak pada hasil pengadaan.

"Potensi terjadinya risiko dapat terjadi pada pihak pengguna maupun pihak penyedia dan lebih jauh pada masyarakat sebagai penerima manfaat," ungkapnya.

Plt. Kabag Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Sumedang, Budi Lesmana
Plt. Kabag Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Sumedang, Budi Lesmana (Iwan Setiawan/ViewJabar.Com)

Sedangkan, tambah Budi, tujuan pelaksanaan FGD ini adalah supaya pelaku pengadaan dapat menemukan solusi dan mewujudkan pengadaan yang kredibel dengan menerapkan prinsip-prinsip.

Baca Juga: Tanda Jasa Bakti Koperasi dan UKM 2024 Dianugerahkan Kepada Kang DS, Faktor Ini Penilaiannya

Sementara itu Sekda Sumedang, Tuti Ruswati menerangkan saat membuka acara FGD Mitigasi Risiko pengadaan barang dan Kontrak Pekerjaan Konstruksi di Kabupaten Sumedang.

"Saya rasa FGD ini sangat penting dan sangat strategis agar dalam pelaksanaan program dan kegiatan yang secara aturan harus ditangani oleh seorang Pejabat Pembuat Komitmen terhadap program dan kegiatan untuk mitigasi risiko dari seorang PPK," katanya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati (Iwan Setiawan/ViewJabar.com)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ivan Warga

Sumber: Liputan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X